BerandaBERITAScopophobia, Rasa Takut Berlebihan Saat Ditatap

Scopophobia, Rasa Takut Berlebihan Saat Ditatap

Scopophobia adalah ketakutan yang berlebihan dan tidak masuk akal saat ditatap. Salah satu bentuk gangguan kecemasan ini bisa muncul dalam tingkat keparahan yang berbeda.

Seseorang mungkin akan merasa sangat takut saat memperoleh tatapan yang mengintimidasi, misalnya saat melakukan wawancara kerja atau berpidato di depan umum.

Akan tetapi, kondisi yang juga disebut sebagai scoptophobia ini bisa muncul saat kontak mata biasa, seperti ketika berbincang dengan pasangan atau teman.

Orang dengan fobia saat ditatap cenderung menghindari situasi yang mengharuskan mereka kontak mata dengan orang lain. Hal ini tentu sangat mengganggu kehidupan sosialnya.

Penting untuk segera menemui dokter atau psikolog. Pasalnya, rasa takut yang dialami oleh pengidap scopophobia cenderung memburuk bila tidak ditangani.

Tanda dan gejala scopophobia

Scopophobia digolongkan sebagai gangguan kecemasan sosial (social anxiety disorder). Gejala yang dialami setiap orang tidak selalu sama, tergantung pada tingkat keparahannya.

Orang yang memiliki fobia ini umumnya akan merasa tidak nyaman saat ditatap. Mereka juga lebih rentan mengalam erythrophobia, yakni ketakutan berlebihan akan wajah yang memerah.

Selain kedua hal ini, ada pula sejumlah gejala fobia secara psikologis dan fisik seperti berikut.

Gejala psikologis

  • Berusaha menjaga jarak atau menghindari sama sekali interaksi dengan orang lain.
  • Ketakutan dan kecemasan yang intens selama berada dalam situasi sosial.
  • Tidak mampu untuk fokus dan konsentrasi penuh setelah menghadapi situasi sosial.
  • Takut akan gejala fisik yang menimbulkan rasa malu, seperti berkeringat, muka memerah, serta suara dan tubuh gemetar.
  • Khawatir berlebihan akan mempermalukan diri sendiri di depan orang lain.

Gejala fisik

  • Wajah memerah.
  • Detak jantung cepat.
  • Tubuh gemetar.
  • Otot tegang.
  • Berkeringat.
  • Sakit perut.
  • Merasa mual.
  • Kesulitan mengatur pernapasan.
  • Pusing dan sakit kepala ringan.

Tidak semua pengidap gangguan ini mengalami gejala yang sama. Mungkin terdapat gejala lain yang dialami dan belum tercantum pada daftar di atas.

Jika Anda masih ragu pada tanda dan gejala scopophobia, konsultasikan dengan dokter atau psikolog untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

Mengapa seseorang mengalami fobia saat ditatap?

Penyebab scopophobia belum diketahui dengan pasti. Akan tetapi, pada sebagian kasus, hal ini dapat terjadi setelah seseorang mengalami trauma psikologis.

Orang yang mengalami kecelakaan atau perundungan (bullying) pada masa anak-anak hingga remaja lebih berisiko mengalami fobia akan tatapan orang lain.

Di samping itu, seseorang yang mengidap epilepsi atau sindrom Tourette juga berpeluang lebih tinggi untuk mengalami jenis gangguan kecemasan sosial ini.

Kedua kondisi tersebut bisa menyebabkan gerak-gerik tubuh secara spontan. Hal ini tentu akan menarik perhatian orang lain dan membuat pengidapnya merasa tidak nyaman.[]

Sumber: hellosehat.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular