Saat Disandera, Apa yang Dilakukan?

Apapun profesi Anda, baik itu jurnalis, pekerja di lapangan, aktivis organisasi non-pemerintah, atau pegawai biasa, siapa saja bisa mengalami penculikan atau sandera. Pada detik-detik pertama Anda disekap, rasa syok dan panik akan menghampiri. Ada yang bisa berteriak dan ada yang diam. Reaksi ini alami terjadi sebagai tindakan perlawanan.

Berikut hal yang harus Anda lakukan saat disandera.

1. Berpikir cepat

hal yang harus dilakukan saat disandera

Hal pertama yang harus dilakukan saat disandera adalah berpikir cepat. Para penyandera biasanya punya senjata agar orang yang disandera tidak berani melarikan diri.

Namun, lihatlah situasinya. Jika ada celah untuk melarikan diri misalnya orang yang menyandera tidak memiliki senjata, sementara ada opsi untuk melarikan diri, lakukan segera. 

Jika ada kesempatan untuk melawan, lakukan secepatnya. Jika memungkinkan, minta tolong kepada orang di sekitar bisa menjadi langkah terbaik. Melakukan perlawanan dan berteriak minta tolong merupakan “senjata” perlawanan.

2. Amati penyandera

Hal lain yang harus dilakukan saat disandera adalah amati si penyandera. Ingat sebanyak mungkin soal gerak-gerik dan tampilan fisiknya, seperti apa suaranya, bagaimana ia bertindak, ataupun apa yang menjadi rencananya.

Rekaman di dalam pikiran ini akan sangat berguna jika suatu saat Anda melaporkan kejadian ini ke polisi.

Jika Anda disekap di dalam mobil dengan mata tertutup, cobalah sebisa mungkin rekam perjalanan Anda. Berapa kali perhentian, ada berapa belokan, dan variasi kecepatan.

Meskipun hanya bisa memperkirakan dan merasakan, walau tidak melihat, setidaknya Anda memiliki informasi jika ada waktu yang tepat untuk melarikan diri melalui rute perjalanan ini.

3. Observasi mandiri

Observasi detail adalah hal ketiga yang harus dilakukan saat Anda disandera. Meskipun di tengah kondisi stres dan traumatis ini, sisakan kesadaran Anda untuk berpikir logis.

Bila Anda masih bingung bagaimana cara mengamati penyandera, coba lakukan observasi mandiri melalui pertanyaan sederhana seperti di bawah ini.

  • Ada berapa banyak orang yang menculik?
  • Apakah mereka bersenjata? Apa senjantanya?
  • Seperti apa kondisi fisik mereka?
  • Mereka terdengar seperti apa?
  • Berapa umur mereka?
  • Apakah mereka begitu siap dengan perencanaan ini?
  • Bagaimana kondisi emosi mereka?

Selain mengamati para penyandera, Anda juga perlu tahu soal kondisi lingkungan sekitar.

  • Ke mana diriku akan dibawa?
  • Di mana saya disandera?
  • Di mana pintu keluarnya?
  • Apakah ada kamera di sekitarku? 
  • Bagaimana pintu ruangan di kunci? 
  • Seperti apa pengamanan pada tempat saya disandera?

Observasi adalah hal yang harus dilakukan saat disandera. Melalui ini, Anda akan mengumpulkan banyak informasi.

4. Bangun komunikasi dengan penyandera

Meskipun rasanya enggan, tapi tak ada salahnya membangun komunikasi. Sulit memang, tetapi ini hal yang harus dilakukan saat Anda disandera. Bagaimanapun, setiap orang selalu punya banyak hal untuk dibicarakan. Anda bisa memulainya dengan berbincang seputar keluarga sebagai subjek universal. 

Bagaimana dengan topik lain? Tidak ada salahnya untuk mengembangkan pembicaraan, misalnya membahas hobi, olahraga, atau lainnya. Bila penyandera mulai menganggap Anda teman, cobalah dengarkan betul ketika ia bercerita.

Mungkin di sini ada cerita yang mebuat Anda tersentuh dan paham mengapa penyandera berhadapan dengan situasi ini.

Meskipun dilanda emosi, janganlah memperdebatkan kenapa Anda diculik. Penting untuk menahan emosi meski Anda berada di situasi yang tertekan. Kontrol emosi sebisa mungkin dan tetap bersabar.

5. Kapan saya bisa selamat?

terapi cahaya cara mengatasi depresi menghilangkan depresi

Semuanya tergantung kondisi. Ada yang membutuhkan negosiasi  tertentu supaya Anda dilepas dan mungkin Anda tak mengerti apa tujuan penyanderaan ini. Namun, informasi bisa dikumpulkan ketika Anda mengobrol dan berbincang dengan penyandera atau yang lainnya. 

Biasanya orang yang disandera diliputi depresi dan pasrah diri. Mereka ingin keluar dari kondisi ini secepat mungkin mencari tempat aman. Jika waktu masih belum memungkinkan Anda untuk keluar dari penyanderaan ini, cobalah bersabar.

Bila nekat ingin keluar dari situasi, pelajari bagaimana cara keluar dari tempat ini dengan memperhatikan rute perjalanan. Meskipun taruhannya nyawa di balik kejadian traumatis ini.

Namun, tak ada salahnya untuk mempertimbangkan penyelamatan diri sebagai hal yang harus dilakukan jika Anda disandera. 

Jika Anda percaya film Papillon yang disutradarai Michael Noer, ini akan membawa keyakinan untuk mencoba beragam cara keluar dari penyanderaan. Setiap tindakan yang Anda coba memang ada risikonya. Namun, mana tahu keyakinan Anda membawa keselamatan.[]

(Visited 2 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.