BerandaBERITAPertanian Terpadu Jadi Field Project Kolaborasi untuk Kesejahteraan Tani Sukabumi dan Papua

Pertanian Terpadu Jadi Field Project Kolaborasi untuk Kesejahteraan Tani Sukabumi dan Papua

Sukabumi- Panglima Kogabwilhan III Letjen I Nyoman Cantiasa, M.Han memandu proses simbolisasi penanaman Kelapa Kopyor dan Sereh Wangi di acara Program Pengembangan Kawasan Usaha Pertanian Terpadu sebagai Pilot Project Percepatan Pembangunan dan Kesejahteraan di Papua yang dilaksanakan di Pendopo KKBK Cikidang.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini dilanjut dengan Sarasehan Gotong Royong yang berisi penjelasan dari beberapa narasumber yang berkaitan langsung dengan program Pertanian Terpadu, salah satunya adalah Letjen I Nyoman Cantiasa yang dalam kesempatannya mengungkapkan bahwa program ini sebagai salah satu kolaborasi kekuatan antar petani dalam mewujudkan kesejahteraan.

“Tentunya ini menjadi salah satu gerakan kekuatan yah untuk kita semua dalam mewujudkan pertanian yang bernilai tinggi yang nantinya akan membentuk masyarakat yang mandiri dan sejahtera” Jelas Letjen I Nyoman Cantiasa, Sabtu (4/2/2023).

Lebih lanjut Letjen I Nyoman juga mengungkapkan bahwa program ini bukan hanya untuk masyarakat Papua tetapi juga masyarakat Sukabumi dengan difasilitasi pelatihan dan pendanaan yang memadai Letjen I Nyoman berharap apa yang dihasilkan nantinya akan memiliki nilai jual seperti minyak Sereh Wangi.

“Walaupun program ini fokus kepada masyarakat Papua bukan berarti masyarakat Sukabumi tidak bisa mengikutinya, tentu kita bersinergi bersama disini. Dengan pelatihan, pendanaan nantinya tanaman yang diolah memiliki nilai jual yang seperti Sereh yang tadi kita tanam, kalau proses pengolahannya sesuai standar tentu akan memiliki harga yang tinggi” Lanjut Letjen I Nyoman.

Masih dalam kesempatannya, Letjen I Nyoman Cantiasa juga berpesah agar masyarakat sekitar jangan terus menerus mau menjadi pegawai pabrik yang hanya berharapkan gaji, tetapi masyarakat saat ini harus mampu memiliki peluang usaha yang mandiri yaitu sebagai Petani Terpadu.

“Jadi kalau bisa masyarakat saat ini jangan terus menerus hanya kerja di pabrik, dengan lahan seluas ini harunya mampu menciptakan usaha mandiri. Untu itu kita dukung dengan program ini, kita arahkan sampai apa yang mereka tanam menghasilkan dan dapat bersaing di pasaran” Tutup Letjen I Nyoman. (Al)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular