27.9 C
Serang
Tuesday, January 19, 2021

Muslim Uighur di China Ditahan dan Disiksa, Warganet Ngamuk-Ngamuk

Warganet menggebu-gebu menyuarakan cuitan dengan tagar #WeStandWithUyghur sebagai bentuk dukungan mereka terhadap suku Uighur yang ada di Xinjiang, China, Selasa (17/12/2019).

Bahkan, tagar tersebut sampai berhasil menjadi topik tren nomor satu Twitter Indonesia pagi ini, sudah dicuitkan sekitar 53,6 ribu kali hingga pukul 09.36 WIB.

“Aku bersamamu saudaraku, maafkan aku yang hanya bicara di media sosial dan berdoa untukmu, setidaknya kamu tahu aku ada di pihak mana,” tulis salah satu warganet.

Mereka menegur pihak China yang dinilai mendiskriminasi suku Uighur karena tudingan memperlakukan mereka dengan tindakan tidak manusiawi.

Warganet bernama Lindo menuliskan, “kami, Indonesia, memprotes kekejaman Pemerintah China terhadap muslim Uighur, mereka saudara kami. Hentikan aksi itu.”

Akun bernama @Muslim pun menggambarkan keadaan yang dialami oleh muslim Uighur di China, ia pun meminta pengguna lain untuk menyebarkan informasi tersebut.

Pemerintah China dilaporkan sudah menargetkan etnik minoritas Uighur di Provinsi Xinjiang selama beberapa tahun, khususnya sejak 2017. Negara itu dikabarkan menjaga mereka dalam “kamp pendidikan ulang/re-edukasi” di Xinjiang.

Pihak Tirai Bambu mengklaim itu sebagai kamp pusat pendidikan kejuruan dengan tujuan membendung ekstrimisme. Namun, Asisten Menteri Pertahanan untuk Urusan Keamanan Indo-Pasifik, Randall Schriver mengatakan, “China menggunakan pasukan keamanan untuk pemenjaraan massal Muslim China di kamp-kamp konsentrasi.”

Laporan Reuters menyebut, para tahanan di kamp mengaku telah diinterogasi, disiksa, dan dicecoki propaganda partai Komunis.[] 

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

12,731FansSuka
6,619PengikutMengikuti
23,150PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Artikel Terbaru