BerandaBERITAMUI Banten Sebut Haji Ibadah Totalitas Penghambaan dan Istimewa

MUI Banten Sebut Haji Ibadah Totalitas Penghambaan dan Istimewa

SERANG – 10 Dzulhijah yang jatuh pada Ahad, 10 Juli 2022, menjadi puncak ibadah haji tahun ini. Dua tahun diterjang pandemi Covid-19, akhirnya ibadah haji bisa kembali digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. MUI Banten menyebut ibadah haji merupakan ibadah yang di dalamnya memiliki dua nilai penting, yakni ibadah badaniyah dan amaliyah.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris MUI Banten, Endang Saeful Anwar, saat menjadi narasumber dalam talkshow Bincang Hari Ini di Sultan TV bertajuk “Memetik Hikmah Ritual Ibadah Haji.” Ia menyampaikan, sangat bersyukur tahun 2022, ibadah haji bisa kembali digelar.

“Masyarakat sangat sabar menunggu dan antuasias untuk melaksanakan ibadah haji. Dalam ibadah haji terdapat juga nilai-nilai penting yang bisa diambil hikmahnya. Mulai dari totalitas penghambaan, ketaatan, ketulusan, dan pengorbanan baik materil maupun inmateril,” jelas Endang kepada Sultan TV.

Ia melanjutkan, saat Perayaan Idul Adha 2022 pula, kita diingatkan kembali dengan peristiwa Nabi Ibrahim AS. yang juga dengan ketaatannya, ikhlas berserah diri atas perintah Allah SWT untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail AS.

“Dari Nabi Ibrahim AS., kita juga belajar soal ketaatan kepada Allah SWT,” tandas Endang.

Ditanya soal perbedaan waktu Hari Raya Idul Adha pada tahun 2022, MUI Banten mengimbau untuk tidak dijadikan perbedaan tersebut menjadi alasan memecah belah umat.

“Kita hargai perbedaan dan jangan dijadikan perbedaan tersebut untuk memecah belah umat,” tutupnya [dhea]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular