Studi dari University of California, Los Angeles mengungkap bahwa mengunyah permen karet dapat melepaskan ribuan partikel mikroplastik ke tubuh manusia, meskipun permen karet tersebut memakai bahan alami. 5 dari 10 permen karet yang diteliti, umumnya permen karet terbuat dari campuran karet dasar, pemanis, dan perasa. Salah satu bahan yang membuat permen karet kenyal dan tidak meleleh adalah polimer yang mirip dengan plastik.
Mikroplastik merupakan partikel plastik dengan ukuran kurang dari 5 milimeter yang dapat mencemari lingkungan dan berbahaya bagi kesehatan. Mikroplastik bisa masuk ke tubuh melalui saluran pernapasan, kulit, makanan, atau minuman. Mikroplastik ada 2 jenis, yaitu:
- Mikroplastik primer sengaja diproduksi untuk produk tertentu, contohnya sabun, kosmetik, deterjen, dan pakaian.
- Mikroplastik sekunder berasal dari penguraian sampah plastik sekali pakai.
Mikroplastik berukuran sangat kecil, sehingga dapat ditelan oleh makhluk hidup seperti bakteri, amoeba, dan plankton yang kemudian dimakan oleh pemangsanya, seperti ikan. Mikroplastik dapat masuk ke tubuh manusia melalui makanan yang tercemar limbah plastik.
Berikut bahaya mikroplastik bagi kesehatan:
- Iritasi kulit, disebabkan deterjen, sabun, kosmetik, atau pakaian yang mengandung partikel mikroplastik bahan kimia, terutama pada seseorang yang memiliki alergi.
- Gangguan pernapasan karena menghirup udara yang tercemar mikroplastik. Jika terus-terusan menghirup mikroplastik, bisa menyebabkan jaringan paru-paru rusak.
- Gangguan pencernaan karena konsumsi makanan atau minuman yang mengandung mikroplastik, bisa menyebabkan rusaknya dinding usus dan peradangan.
- Gangguan imunitas tubuh karena terganggunya sistem pencernaan. 70-80% sel imun terdapat di usus, yang apabila terganggu, imunitas tubuh juga akan turun.
- Gangguan metabolisme akibat plastik dengan kandungan BPA dan phthalates yang mengganggu fungsi endokrin (kelenjar yang mengatur metabolisme tubuh).
- Penyakit jantung dan stroke karena terbentuknya plak di pembuluh darah akibat penumpukan partikel plastik.
- Penyakit kanker, disebabkan karena mikroplastik bisa merusak DNA dan mutasi genetik yang memperbesar risiko penyakit kanker.
Meskipun paparan mikroplastik sulit dihindari sepenuhnya, beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menguranginya yaitu meminimalkan paparan mikroplastik, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membawa botol minum atau tempat makan sendiri ketika di luar, serta menggunakan kendaraan umum untuk mengurangi polusi udara.
[Radika]



