28.6 C
Serang
Thursday, December 9, 2021
spot_img

Memelihara Inner Child dalam Diri, Apa Itu?

Memiliki rasa takut terhadap pandangan orang lain dan cenderung meragukan kemampuan diri sendiri merupakan hal yang kerap terjadi pada kehidupan remaja dewasa saat ini. Tak banyak yang menyadari rasa cemas serta rasa takut yang dialami merupakan gangguan pada kesehatan mental kita yang tanpa sadar selama ini kita hidup berdampingan dengan inner child. Ketika seseorang hidup dan tumbuh dengan memelihara inner child yang terluka, hal tersebut akan sangat berpengaruh pada kehidupan dewasa.

Apa itu Inner Child dan Siapa Dia?

Inner Child adalah sifat serta sikap yang kerap kekanak-kanakan yang ada dan terus tumbuh didalam diri. Pasalnya setiap indivdu memiliki inner child yang berbeda, hal ini dikarenakan innerchild merupakan sebuah gambaran beberapa sifat dan sikap dalam diri kita tidak ikut tumbuh dewasa. Ia akan terus ada dan bersemebunyi dalam diri kita. Inner child terbentuk berlatar pengalaman yang kita alami sejak dini yang mana ia menggenggam erat ingatan dan emosi yang kita rasakan pada masa kecil. Hidup dengan inner child yang terluka akan sangat berpengaruh pada setiap pengambilan keputusan dan dengan siapa kita menjalin hubungan serta berinteraksi ketika dewasa.

Dosen Psikologi Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, A.M Fahrurrozi mengatakan, Inner Child yang terluka kerap terjadi pada bagian kepribadian yang dipengaruhi oleh masa kecil, terutama pada masa anak-anak yang usianya dibawah 5 tahun. Usia tersebut merupakan masa yang paling rawan terhadap kondisi kejiwaan anak, terlebih ketika seorang anak tidak mendapatkan stimulus yang selayaknya didapatkan. Seorang anak belum mampu mengelola perasaannya sehingga membuat perasaannya tidak terselesaikan dan tidak menemukan solusi. Hal ini lah yang menjadi inner child kita terluka dimasa mendatang.

”Misalnya ketika kecil diasuh dengan asuhan yang otoriter, maka kemudian pengalaman yang pahit dimasa kecil itu, terbawa hingga sekarang dan itulah yang menjadi bagian didalam diri kita sekarang artinya itu bagian diri kita yang masih kecil,” kata Fahrurrozi.

A.M Fahrurrozi menambahkan inner child yang disebabkan oleh lingkungan Keluarga dan keadaan sosial yang mungkin tanpa disadari membuat anak terluka, akan menjadikan seseorang dengan inner child yang memiliki sifat pemberontak, pendendam, menarik diri dari lingkungan sosial, rendah diri, penakut, tidak bisa mengembangkan potensinya, mudah marah dan sifat kekanakan yang mendominasi ketika dewasa.

“Ketika anak sering disuguhkan oleh pemandangan orang tua yang sering marah-marah, membentak dan seterusnya hal ini akan menyebabkan jiwa seseorang menjadi kecil, dia akan ketakutan dan bisa jadi berakibat menjadi pribadi yang tidak percaya diri. Emosi pada anak yang saat itu ada kemarahan yang tidak terselesaikan akan berakibat memiliki pribadi yang pemberontak, pendendam. Hal lain yang terjadi dimasa kecil ialah anak cenderung tidak diberika ruang untuk menyampaikan apa yang merak ingin dan rasakan.dan pola asuh orang tua yang sering kali membentak anak ketika bersalah, pada akhirnya akan menjadi pribadi yang tidak berani untuk menampilkan potensinya karena takut disalahkan dan itu bisa jadi tidak disadari oleh seseorang,” terangnya.

Inner child memiliki tingkatan-tingakatannya sendiri dan berbahaya minimal kepada diri sendiri karena tidak bisa mengembangkan potensinya yang berdampak pada masa depan dan dapat berbahaya bagi orang lain salah satunya memiliki sifat anti sosial.

Saat kita mengalami berbagai hal dimasa kecil yang menyebabkan trauma harus disembuhkan. Namun seringkali hal ini tidak dihiraukan. Hal ini terjadi karena saat kecil kita tidak mendapatkan perhatian atau kasih sayang sehingga tidak ada orang yang membantu kita untuk sembuh dari luka yang akan hidup dan terus tumbuh hingga dewsa. Inilah yang menyebabkan trauma atau menjadi permasalahan kehidupan ketika dewasa.[]

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,527FansSuka
17,153PengikutMengikuti
34,900PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru