29.9 C
Serang
Saturday, July 31, 2021
spot_img

Kurang Dari 4 Bulan, Seluruh Kabupaten/Kota di Banten Sudah Membentuk TP2DD

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja mengatakan, Provinsi Banten dan 8 kabupaten-kotanya secara resmi seluruhnya sudah melakukan pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) sejak diterbitkannya Keppres No.3 tahun 2021 tentang Satgas P2DD yang mewajibkan masing-masing Pemda untuk melakukan pembentukan TP2DD.

Hal itu dikatakannya dalam “Taklimat Media High Level Meeting Ketahanan Pangan Dan Elektronifikasi Keuangan Daerah Kabupaten Serang Dan Kabupaten Tangerang” yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten di Hotel Novus Jiva Anyer, Kabupaten Serang, pada hari Selasa (22/6).

Pembentukan TP2DD di Provinsi Banten, diawali dengan ditandatanganinya Keputusan Gubernur Nomor 970/Kep.81-Huk/2021 tentang Pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Provinsi Banten oleh Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) di bulan Maret. Dengan ditandatanginya Keputusan Gubernur ini, Provinsi Banten menjadi Provinsi pertama di Pulau Jawa yang telah membentuk Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

“Di tutup pada hari ini, dengan pembentukan TP2DD di Kabupaten Serang,” ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten Bapak Erwin Soeriadimadja.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menandatangani Keputusan Bupati Serang tentang Pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Kabupaten Serang untuk menandai resminya Kabupaten Serang dalam melakukan pembentukan TP2DD.

Sebenarnya, digitalisasi atau elektronifikasi di Kabupaten Serang sudah berjalan sejak lama sebelumnya. Bahkan, dalam pengelolaan keuangan daerah, Kabupaten menduduki peringkat 2 untuk tingkat Provinsi Banten dan peringkat 20 untuk tingkat nasional.

“Tidak hanya membuat semuanya secara elektronifikasi, tapi juga harus bisa disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat dan bisa digunakan masyarakat dengan baik pula,” ujar Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.

Setidaknya, ada tiga manfaat dari Elektronifikasi Transaksi Pemerintah yang bisa dirasakan pemerintah Provinsi Banten dan pemerintah kabupaten-kota di Provinsi Banten, salah satunya membatu upaya meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah, yang menjadi prioritas utama untuk meningkatkan pendapatan dan anggaran belanja daerah. Hal ini mendukung pertumbuhan dan inklusifitas pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten.

Selanjutnya, dengan digitalisasi, dengan perluasan dan inklusi, serta dengan dukungan dari perbankan sebagai pengelola Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) di dalamnya, hal ini akan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sehingga dapat menjadi bagian dari kemandirian sebuag daerah.

Terakhir, manfaat dari Elektronifikasi Transaksi Pemerintah bisa mempercepat integrasi ekonomi dan keuangan digital. Sehingga menjadi sangat penting, terlebih di tengah pandemi COVID-19, digitalisasi menjadi menjadi sebuah keniscayaan untuk selalu diperkuat langkah-langkahnya, naik di sektor retail maupun di sektor pemerintah daerah. (BS)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
6,768PengikutMengikuti
33,700PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru