28.8 C
Serang
Wednesday, October 20, 2021
spot_img

Jelajah Sejarah Water Toren di Lebak dan Pandeglang

LEBAK BANTEN, SultanTv – Water Toren atau menara air merupakan salah satu teknologi zaman dulu yang digunakan untuk menyalurkan air bersih.

Water Toren saat ini, memang tidak digunakan lagi seperti dulu kala, tetapi keberadaannya menyimpan sejarah dan cerita yang harus banyak orang tahu.

Water Toren di Kabupaten Pandeglang dibangun sekitar tahun 1848, bangunannya sendiri di Kabupaten Pandeglang berada, tepat di area Pemda Pandeglang.

Untuk wilayah Kabupaten Lebak sendiri. Water Toren dibangun sekitar tahun 1931 yang berada di dua lokasi yaitu di Kecamatan Warunggunung berada di tepi jalan Raya Rangkasbitung – Pandeglang tepatnya di Desa Baros dan untuk Wilayah Rangkasbitung berada disamping Makam Pahlawan tepat jantung pusat Kota Rangkasbitung.

Kepala Museum Multatuli Ubaidillah Muchtar mengatakan, adanya ketiga Water Toren ini, sebagai tempat untuk menyalurkan air bersih di Kota Rangkasbitung.

“Ketika Multatuli ada disini tahun 1856, Rangkasbitung sudah menjadi Ibukota Kabupaten Lebak. Oleh karena itu, Rangkasbitung membutuhkan pasokan air untuk masyarakat yang ada di kota Rangkasbitung,” ucapnya.

Kemudian pada tahun 1931 dibangun bak penampungan air ini atau Water Toren untuk kebutuhan masyarakat. Water Toren di Rangkasbitung adalah bak penyalur air bersih untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat yang di Rangkasbitung.

“Water Toren ini adalah untuk kebutuhan air minum masyarakat atau warga di Rangkasbitung. Sumber air dari Pandeglang, kemudian disalurkan ke wilayah Baros Warunggunung dan dialirkan ke Rangkasbitung,” kata Ubaidillah.

Teknologi canggih ketiga Water Toren ini, mampu menyalurkan pasokan air dengan letak geografis di Pandeglang dan Lebak yang berbeda. Dengan turunan dan tanjakan pipa air mampu menyalurkan air sampai ke titik pusat kota Rangkasbitung.

Pada Bak Penampung tidak ditemukan mesin penyalur air, tetapi hanya ada lorong kosong. Untuk pipa penyalur air juga, sudah ditemukan lagi keberadaannya.

Lanjut menurut Ubai, keberadaan pipa itu masih ada di beberapa wilayah disekitar Pemda Lebak hanya saja letaknya sudah tidak terlihat karena tertimbun. (AL)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,527FansSuka
6,768PengikutMengikuti
34,200PelangganBerlangganan
spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Terbaru