Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

Melalui akun Twitternya, hari ini Rabu (4/11/2020) Presiden Jokowi menginginkan Indonesia mengajukan diri jadi tuan rumah Olimpiade 2032. Pengajuan ini tentu saja Indonesia akan bersaing dengan negara lain yang juga mengajukan diri seperti Australia, Jerman, Unifikasi Korea, Qatar, RRT, dan India.

“Penentuan tuan rumah ini akan ditetapkan di 2024 dan proses seleksi dimulai selambat-lambatnya 2023,” cuit Jokowi. Hal ini diperkuat oleh cuitan akun Twitter @JubirPresidenRI di hari yang sama.

“Presiden @jokowi ingin agar agar peta jalan pencalonan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 disiapkan dengan baik dan berdasarkan lini masa yang telah ditetapkan oleh IOC,” begitu cuitan sang admin.

Melalui web presidenri.go.id dijelaskan presiden ingin peta jalan pencalonan tuan rumah Olimpiade 2032 disiapkan dengan baik. Menjadi tuan rumah Olimpiade bukan dimaksudkan untuk gagah-gagahan, melainkan salah satu cara untuk meningkatkan citra dan martabat bangsa.

Setelah sukses menjadi tuan rumah ajang olahraga Asian Games dan Asian Para Games di tahun 2018 lalu, Indonesia kini membidik untuk menjadi tuan rumah ajang olahraga akbar lainnya yakni Olimpiade 2032. Presiden Joko Widodo menyebut, kesuksesan penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games membuka mata dunia bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang baik di dalam ajang internasional.

“Oleh sebab itu, 2018 kita secara resmi telah mencalonkan untuk menjadi tuan rumah Olimpiade di tahun 2032. Untuk menjadi tuan rumah Olimpiade di tahun 2032, kita harus bersaing dengan Australia, dengan Jerman, dengan Unifikasi Korea, dengan Qatar, dengan RRT, dan India,” ujar Presiden saat memimpin rapat terbatas dengan topik Rencana Pencalonan Indonesia menjadi Tuan Rumah Olimpiade Tahun 2032 melalui video konferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/11/2020).

Presiden menjelaskan, menjadi tuan rumah Olimpiade bukanlah sesuatu untuk gagah-gagahan, melainkan salah satu cara untuk meningkatkan citra dan martabat bangsa. Karena itu, Presiden mengingatkan agar pencalonan ini harus dijadikan sebagai momentum untuk menata diri.

“Untuk memperbaiki berbagai hal yang selama ini masih kurang, mulai dari penyiapan infrastruktur keolahragaan, kemudian yang berkaitan dengan prestasi atlet, peningkatan visibilitas global sebagai kota penyelenggara, dan sebagainya,” imbuhnya.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, Presiden menyebut bahwa Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah menetapkan norma baru untuk tuan rumah Olimpiade yang lebih sederhana dan hemat biaya. Presiden memandang hal tersebut sebagai sesuatu yang baik dan meminta agar norma tersebut dipelajari dan diadaptasi.

“Kelihatannya filosofi yang baru ini Olimpiade bukan lagi untuk menunjukkan kemewahan, tetapi sejauh mana kreativitas, inovasi itu bisa dilakukan dalam mengimplementasikan norma baru yang diharapkan lebih hemat biaya dan lebih sederhana,” ungkapnya.

Penentuan tuan rumah ini akan ditetapkan di 2024 dan proses seleksi dimulai selambat-lambatnya 2023.
“Ini yang saya kira road map-nya perlu disiapkan,” tandasnya.[sultantv]

(Visited 7 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.