5 Fakta Meninggalnya Ketua DPRD Lebak: Ditemukan Resep Obat hingga Keluarga Menolak Otopsi

Meninggalnya Ketua DPRD Lebak Dindin Nurohmat (37) pada Minggu (6/9) mengundang rasa ingin tahu banyak orang. Berikut fakta yang dihimpun berdasarkan keterangan AKBP Iman Setiawan, Kapolres Tangerang Selatan dan beberapa sumber lain terkait Politikus Gerindra ini.

Ditemukan Resep Obat

Di kamar hotel tipe deluxe tempat menginap, di salah satu hotel di Serpong, Tangerang Selatan, ditemukan sejumlah resep obat. Almarhum dilaporkan saksi, sebelumnya mengalami keluhaan dada.

Bukan Korban Kekerasan

Setelah diperiksa, tidak ditemukan tanda-tanda korban kekerasan. Pada saat sebelum meninggal, ada penanganan medis atas keluhan yaang dirasakan almarhum. Terjadi sekira pukul dua dini hari.

Tanpa Otopsi

Atas permintaan keluarga, tidak dilakukan otopsi. Alasannya, tidak ada kejanggalan.

Bersama Wanita

Almarhum tidak menginap sendirian. Saat check ini Sabtu (5/9) sekira pukul 22.00 WIB. Belum bisa disimpulkan wanita berinisial L adalah pacar, istri, atau rekan kerja.

Bupati Lebak Murka

Saat rapat paripurna DPRD Kabupaten Lebak, Senin (8/9), Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya murka. Aksi ini terekam kamera dan viral di media sosial. Kronologisnya, rapat semula berjalan lancar.  Namun, suasana berubah ketika salah satu anggota DPRD, yakni Musa Weliansyah meminta interupsi di sela-sela rapat. Musa menyampaikan keluhan mengenai proses pemakaman Ketua DPRD yang belum lama ini meninggal dunia.

Musa mengatakan, prihatin dengan cara pengurusan jenazah Ketua DPRD. Dari info yang dia dapat, tidak ada protokoler yang dilakukan saat prosesi pengantaran jenazah hingga pemakaman. Menurut Musa, tidak ada perwakilan pihak pemerintah yang hadir saat pemakaman, bahkan dari pihak kecamatan sekalipun.

Ketua DPRD Lebak Dindin Nurohmat

Iti menjelaskan, sudah standby dari pagi sampai sore menunggu kepastian jenazah Ketua DPRD di Maja, karena informasi yang didengar jenazah akan dibawa ke Maja, baru ke Panggarangan. Pihaknya hadir lebih dulu di rumah duka dan menunggu kepastian soal jenazah Ketua DPRD yang masih berada di Serpong.

Menurut Iti, di rumah duka juga hadir Kapolres dan Komandan Kodim Lebak. Mereka semua sama-sama menunggu kedatangan jenazah. “Jadi kalau Anda bilang kami enggak menghargai dan menghormati, anda salah. Malah saya lihat Bapak-Bapak ini tidak ada di sana untuk berbelasungkawa dengan keluarga,” tutur Iti. Iti menyudahi marah-marahnya dengan permintaan maaf. Iti merasa terbawa emosi. Iti berharap, semua pihak saling berprasangka baik terhadap persoalan apapun.[sultantv]

(Visited 4 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.