More

    Glikosuria, Saat Gula Terdapat dalam Urine

    Glikosuria adalah kondisi ketika urine mengandung gula. Padahal, normalnya ginjal akan menyerap gula kembali ke pembuluh darah, bukan dikeluarkan melalui urine.

    Kondisi ini sering kali terjadi jika seseorang memiliki kadar glukosa dalam darah yang tinggi atau disebut juga hiperglikemia.

    Terkadang, hal ini bisa terjadi meski kadar gula darah normal atau bahkan rendah. Kondisi ini dikenal dengan sebutan glikosuria ginjal dan kondisi ini sangat jarang terjadi.

    Seberapa umumkah kondisi ini?

    Adanya glukosa pada urine adalah kondisi yang umum terjadi, terutama pada pasien diabetes atau penyakit ginjal.

    Meski begitu, kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, terutama pada orang dengan faktor risiko tertentu. Untuk menurunkan risikonya, konsultasikan lebih lanjut ke dokter.

    Tanda dan gejala glikosuria

    Umumnya, gejala akan bergantung pada penyebabnya dan tidak selalu ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah.

    Bahkan, glikosuria ginjal bisa menunjukkan hasil negatif pada kadar gula darah tetapi justru positif pada urine. Kebanyakan orang dengan kondisi ini tidak mengalami gejala apapun.

    Namun, jika glikosuria disebabkan kadar gula darah yang tinggi, misal pada kondisi diabetes, Anda dapat mengalami gejala sebagai berikut.

    • Terus haus atau mengalami dehidrasi.
    • Mudah lapar.
    • Buang air kecil lebih sering, dan kadang tidak bisa ditahan.

    Jika kondisi tersebut merupakan tanda dari diabetes tipe 2, Anda mungkin juga mengalami gejala berikut ini.

    • Penurunan berat badan secara drastis.
    • Kelelahan.
    • Penglihatan terganggu.
    • Luka yang tidak sembuh-sembuh.
    • Kulit menjadi gelap di lipatan leher, ketiak, dan lainnya.

    Penyebab glikosuria

    Berikut berbagai penyebab adanya glukosa pada urine yang mungkin terjadi pada Anda.

    • Diabetes melitus. Terjadi karena kurangnya hormon insulin dalam darah meningkatkan kadar glukosa. Bila ada terlalu banyak glukosa dalam darah, ginjal tidak dapat menyerap kembali gula tersebut ke dalam aliran darah, sehingga sebagian akan dikeluarkan melalui urine.
    • Diabetes gestasional. Kondisi gula darah tinggi di atas normal pada masa kehamilan.
    • Diet tinggi gula. Diet ini mengarah pada konsumsi makanan dan minuman manis yang terlalu sering.
    • Kondisi hiperglikemia. Kondisi gula darah tinggi yang disebabkan kondisi medis lain selain diabetes melitus, misalnya sirosis hati, hipertiroidisme, sindrom Cushing.
    • Renal glikosuria. Suatu kondisi yang sangat jarang di mana terjadi mutasi genetik sehingga ginjal mengeluarkan gula secara berlebih.
    • Penyebab lain. Penggunaan obat diabetes tertentu, misalnya empagliflozin, dapagliflozin, yang memang bekerja dengan mengeluarkan glukosa melalui urine

    Artikel Terkait

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Stay Connected

    10,527FansSuka
    16,400PengikutMengikuti
    37,800PelangganBerlangganan
    - Advertisement -

    Artikel Terbaru