Fil Ranah 3 Warna: Mengangkat Kisah Kerja Keras dan Kesabaran

Setelah novel karya Ahmad Fuadi dengan judul Negeri 5 Menara diangkat ke layar lebar, kini giliran novel lainnya bertajuk Ranah 3 Warna diadaptasi ke layar lebar. Meski dibuat oleh orang yang sama, namun tema dan pesan yang diusung Ranah 3 Warna berbeda dengan Negeri 5 Menara.

Ini merupakan seri kedua dari trilogi novel karya Ahmad Fuadi yang dibuat versi filmnya oleh rumah produksi MNC Pictures.

Dalam adaptasi novel Negeri 5 Menara mengusung pesan “Man Jadda WaJada” yang artinya siapa bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil. Menurut Ahmad, kerja keras belum tentu berhasil jika tak disertai kesabaran. Pesan itulah yang terselip lewat karakter Alif Fikri yang diperankan Arbani Yasiz.

Diungkapkan oleh Ahmad Fuadi, kalau di Negeri 5 Menara, Alif masih sekolah, sedangkan di Ranah 3 Warna, Alif sudah melanjutkan pendidikannya.

Sang penulis, Ahmad Fuadi pun mengaku senang karena akhirnya cerita novel tersebut mengikuti jejak seri sebelumnya yang telah sukses untuk versi filmnya. Karena novelnya sendiri sudah publish selama satu windu atau delapan tahun semenjak dirilis pertama kali pada 2011.

"Ranah 3 Warna" Kisah Tentang Kerja Keras dan Kesabaran

Seperti dilansir layar.id, novel ini pun menjadi bagian dari trilogi novel Negeri 5 Menara dan Rantau 1 Muara. Ketiga novel sukses digemari bahkan diterjemahkan dalam beberapa bahasa, salah satunya Melayu.

Ia menulis novel dan buku dengan sebuah niat. Apa yang disampaikan dengan tulisan itu ada manfaatnya buat banyak orang, termasuk buat dirinya sendiri dan untuk kebaikan.

Ia pun menjelaskan bahwa inti cerita dari Ranah 3 Warna itu merupakan kisah manusia yang sudah berusaha habis-habisan, capek luar biasa, sudah Man Jadda Wa Jadda, tapi belum berhasil.

“Jadi, kerja keras itu enggak ada jaminan berhasil. Ranah 3 Warna bercerita tentang perjalanan anak manusia bahwa sungguh-sungguh saja tidak cukup. Setelah sungguh-sungguh, ada yang namanya sabar,” sambungnya.[]

(Visited 10 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.