Festival Film ASEAN Bakal Digelar di Jeddah, Arab Saudi

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah bersama dengan Badan Perfilman Indonesia tengah dalam negosiasi.

Dua pihak ini dikabarkan tengah membahas penyelenggaraan festival film ASEAN di Jeddah pada awal tahun 2020 mendatang.

Kabar baik datang dunia perfilman ASEAN dengan akan digelarnya festival film di Jeddah, Arab Saudi. Pelaksana Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya (Pensosbud) KBRI Jeddah, Agus Muktamar beserta staf mengunjungi Badan Perfilman Indonesia (BPI) pada Senin (14/10).

Negara yang terlibat dalam festival tersebut, seperti Indonesia, Brunei Darussalam, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Thailand, tengah disibukkan dengan kurasi film.

“Film menjadi jendela dalam memandang budaya dan tradisi masyarakat Indonesia secara lebih santai namun kontemplatif,” jelas Agus Muktamar.

Melalui film, masyarakat Arab Saudi, komunitas diplomat dan ekspatriat berkesempatan untuk melihat Indonesia bukan hanya dari sisi artistik-sinematografis, namun juga membantu mereka untuk mengenal dan memahami Indonesia lebih mendalam,” tambahnya.

Adegan Film Aruna dan Lidahnya

FILM PEMBUKA

Mengingat gelaran festival dijadwalkan di awal tahun 2020, beberapa judul film pengisi festival pun telah diumumkan. Dari dalam negeri, film kuliner nusantara “Aruna dan Lidahnya” dan “Tabula Rasa” ditetapkan jadi film pembuka festival.

Aruna dan Lidahnya adalah film yang dibintangi oleh aktris kenamaan Dion Sastrowardoyo, bersama Nicholas Saputra dan Hannah Al Rashid. Film garapan sutradara Edwin ini menceritakan tentang petualangan kuliner ketiga sahabat yang membuat mereka bertemu dengan sosok di masa lalu.

Diproduksi oleh Palari Films, film ini berhasil sajikan beragam rasa, seperti manis, pahit, asam, dan asin yang bercampur menjadi satu. Aruna dan Lidahnya telah dirilis pada 27 September tahun lalu dengan pendapatan kotor lebih dari Rp 4 milyar dan meraih sejumlah penghargaan.

Adegan Film Tabula Rasa

Berbeda dengan Aruna dan Lidahnya, film Tabula Rasa sajikan cerita kuliner dengan cara berbeda. Film ini mengikuti Hans, pemuda yang berasal dari pulau kecil Serui, Papua. Ia dalam perjalanan meraih mimpi menjadi pesebakbola dan hijrah ke Jakarta.

Kecelakaan yang dialami membuat mimpinya kandas dan berujung pada semangkuk kari kepala ikan yang ia nikmati di sebuah warung padang. Dari sana, Hans memiliki tujuan baru dalam hidupnya. Film peraih penghargaan ini dibintangi oleh Jimmy Kobogau, Dewi Irawan, Yayu Unru dan masih banyak lagi.[]

(Visited 2 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.