SERANG – DPD Real Estate Indonesia (REI) Banten menargetkan menjadi penjual rumah subsidi terbanyak di Indonesia pada tahun 2023. Target ini diyakini dapat tercapai karena Banten memiliki potensi pasar yang besar untuk rumah subsidi.
Ketua DPD REI Banten, Roni H Adali mengatakan akhir bulan Juni 2023 lalu, pihaknya berhasil menduduki penjualan rumah subsidi nomor empat terbanyak skala nasional dengan penjualan rumah subsidi mencapai 7.000 unit.
Berdasarkan data REI Banten berhasil menjual rumah subsidi sebanyak 4.000 unit. sementara asosiasi lain berhasil menjual 3.000 unit rumah subsidi.
“Yang pertama Jawa Barat (Jabar) yang kedua Sulawesi Selatan (Sulsel), dan ketiga kalau nggak salah Jawa Tengah (Jateng),” katanya dalam acara Ngopi Bareng Ngobrol Santai, Mendongkrak Penjualan di Triwulan 3 dan 4 tahun 2023, di rumah makan Sari Kuring Indah (SKI), Kota Serang, Rabu (23/8).
Kendati demikian, pihaknya tidak berpuas hati dengan berada di posisi keempat penjualan rumah subsidi terbanyak. DPD REI Banten akan mengejar posisi pertama pada triwulan 3 dan 4.
“Kita masih punya kesempatan untuk mengejar ketertinggalan, kita akan coba bersama teman-teman anggota dan pengusaha,” ujarnya.
Tahun 2022 lalu, DPD REI Banten berhasil menduduki penjualan rumah subsidi di posisi kedua. Dengan sejarah yang fantastis tersebut menjadikan DPD REI Banten optimis dapat menjual rumah subsidi sesuai target.
“Insyaallah biasanya siklusnya di triwulan 3 dan 4 ini biasanya memang sedang naik, sedang tinggi jadi kesempatan kita buat mengejar ketinggalan,” ujarnya.
Ia juga mengatakan ada kendala yang menjadikan penjualan rumah subsidi terhambat. Kata dia, salah satu yang menjadi penghambat adanya pengembang yang menahan penjualan rumah subsidi karena masih menunggu harga jual yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Akan tetapi, saat ini pemerintah pusat sudah memberikan harga terbaru rumah subsidi yang menjadikan pengembang sudah mulai menjual rumah subsidi dengan harga yang baru.
“Sekarang kan sudah dikeluarkan oleh PUPR, dan teman-teman sudah mulai jualan dengan harga baru,” jelasnya.
“Tapi saya sampaikan juga kepada teman-teman pengembang imbangi dengan kualitas bangunan dan kualifikasi lingkungan. Namun REI Banten selalu optimis, nama programnya juga REI Banten bersinar itu menandakan bahwa optimis,” tambahnya.
Di samping itu, kegiatan yang diselenggarakan merupakan kerjasama dengan Bank BRI, yang sama-sama mengejar target penjualan subsidi Kredit Kepemilikan Rumah (KPR).
“Bank BRI juga semangatnya baru nih, dan dia coba juga mengejar target yang sama di tahun 2023. Jadi memang kita berkolaborasi bersinergi dengan Bank BRI supaya target kita di tahun 2023 ini bisa kita capai bersama-sama,” katanya.
Sementara itu, Regional Consumer Banking Head Bank BRI, Kholis Syafroni mengatakan pihaknya sedang meningkatkan kerjasama dengan DPD REI Banten terkait penjualan rumah subsidi.
Lanjutnya, Bank BRI dalam memberdayakan masyarakat kecil memfokuskan untuk menggarap segmen UMKM dan fokus dalam rumah subsidi.
“Kita ingin porsi yang lebih kuat diantara bank lain. Subsidi memang sudah ditetapkan oleh pemerintah, tapi servis kita upayakan lebih baik, jaringan kita dimana-mana dan pelosok daerah, produk banyak value,” pungkasnya. [FIK]




