BerandaBERITADiangkat Jadi Gubernur Lemhanas, Ini Profil Andi Widjajanto

Diangkat Jadi Gubernur Lemhanas, Ini Profil Andi Widjajanto

JAKARTA – Presiden Joko Widodo resmi melantik Andi Widjajanto sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Andi resmi menduduki jabatan yang ditinggalkan Agus Widjojo. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/2).

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Jokowi diikuti Andi, disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (21/2/2022).

Pengangkatan Andi berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 21P Tahun 2022 tentang Pengangkatan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional. Andi pun diberi hak dan keuangan setingkat menteri.

Andi Widjajanto menjadi orang sipil keempat yang menjadi Gubernur di lembaga itu.

Berdasarkan data yang dikutip dari lemhannas.go.id, Andi menjadi Gubernur ke-17. Berikut empat Gubernur Lemhannas dari sipil:

1. Prof Ermaya Suradinata (2001-2005). Nama Ermaya lama malang melintang di IPDN.

2. Prof Dr Muladi (2005-2011). Mantan Menteri Kehakiman, mantan hakim agung, mantan Mensesneg hingga mantan Komisioner Komnas HAM. Guru Besar Undip itu meninggal dunia pada 31 Desember 2020.

3. Prof Budi Susilo Soepandji (2011-2016). Budi merupakan adik mantan Jaksa Agung, Hendarman Soepandji. Sehari-hari, ia merupakan Guru Besar Teknik Sipil UI.

4. Andi Widjajanto PhD

Andi menggantikan Letjen (Purn) Agus Widjojo. Andi merupakan alumnus FISIP UI. Dia dikenal sebagai akademisi yang punya perhatian khusus soal militer dan hubungan internasional.

Dia mengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia serta Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia.

Dia punya rekam jejak panjang di pemerintahan Presiden Joko Widodo. Jokowi pernah mempercayainya sebagai salah satu anggota Tim Transisi saat peralihan kepemimpinan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Setelah itu, Jokowi mendapuk Andi sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab). Pada 2015, Andi digantikan oleh politikus PDIP Pramono Anung. Andi kembali ke lingkaran Istana Kepresidenan pada 4 Februari 2020. Kala itu, Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko melantik Andi sebagai penasihat senior.

Andi juga pernah mengenyam pendidikan master di Industrial College of Armed Forces, Washington DC, Amerika Serikat. Dia juga beberapa kali diajak untuk menjadi anggota Task Force Pusat Studi Pemerintah Daerah (LOGOS) serta Task Force for Defense White Paper SESKO TNI AD. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular