JAKARTA – Untuk meningkatkan peranan wanita dalam membangun ekosistem dan ranah digital yang aman dan positif, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) berkolaborasi dengan Indonesian Women in Cybersecurity (IWCS) menggelar IWCS Annual Summit 2022 di Hotel The Wiston, Jakarta Selatan, Senin (23/5/2022).
Dalam mengaktualisasikan ranah digital yang aman dan positif, penggagas IWCS, Eva Noor mengatakan bahwa pihaknya bersama BSSN dan Kemenko PMK telah membuat program kampanye anti kekerasan online.
“Kita tidak spesifik gender karena, menurut kita, semua harus kita tuju dan targetkan agar mengerti tentang kekerasan online,” kata Eva.
Sementara, Juru Bicara Kepala BSSN, Ariandi Putra menyebut, “Women in the Cybersecurity” menjadi salah satu aspek penting dalam peningkatan Global Cybersecurity Index (GCI). Oleh karenanya, eksistensi IWCS sangat diharapkan.
Ia menambahkan, kehadiran IWCS mampu memberi wawasan terkait peran perempuan di era transformasi digital, memberdayakan perempuan, menjadi media berbagi informasi di kalangan perempuan, dan memberikan pandangan terkait peran perempuan dalam membangun ekosistem internet yang aman dan positif.
“BSSN sangat mendukung program-program IWCS sebagai bentuk literasi. Kita sangat berharap kolaborasi dan kerja sama ke depan untuk meningkatkan budaya keamanan siber, khususnya bagi kaum perempuan,” ujar Ariandi.
Senada, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK, Femmy Eka Kartika mengatakan, masyarakat Indonesia sangat membutuhkan literasi digital dan literasi kemanan digital.
Menurutnya, literasi digital merupakan aspek yang sangat dibutuhkan perempuan lantaran perempuan merupakan madrasah pertama dan utama di keluarga.
“Karena ibu-ibu merupakan sosok yang paling aktif dan giat [berinternet]. Sehingga, Kemenko PMK sangat membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk literasi digital,” ungkap Femmy.
Diketahui, IWCS Annual Summit 2022 digelar untuk merayakan hari jadi IWCS yang pertama. Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk meluncurkan buku CyberLite Books. Buku ini merupakan hasil kolaborasi IWCS dengan Palo Alto.
Country Manager Palo Alto, Ade Rusli mengatakan bahwa peluncuran buku CyberLite Books dilakukan untuk memastikan bahwa pencegahan kejahatan siber hari ini lebih baik dari sebelumnya.
“Peluncuran buku ini diharapkan dapat mengarah pada perlindungan anak, terutama bagi mereka yang menggunakan sumber daya digital,” katanya. (bin)




