CILEGON – Upaya buruh untuk menyampaikan aspirasi terkait kenaikan Upah Minimum KKabupaten/Kota (UMK) sudah berkali-kali dilakukan. Namun hasilnya belum memuaskan para buruh di Cilegon.
Hal itu dikarenakan Walikota Cilegon Helldy Agustian dan Wakil Walikota Sanuji Pentamarta seperti enggan menemui buruh atau secara kebetulan waktunya sedang tidak pas, dikarenakan baik Helldy maupun Sanuji belakangan justru jarang ada di tempat. Sebaliknya malah sering pelisiran hingga ke luar kota. Begitupun dengan para pejabat eselon dua yang ada di kantor walikota seperti Sekda, para Asda dan para staf ahli juga jarang ada.
Sempat bertemu, cuma rekomendasi yang disetujui pihak Pemkot tidak sebagaimana yang diharapkan para buruh. Yaitu cuma 0,71 persen. Padahal buruh ingin kenaikan UMK sebesar 3,51 persen.
Bahkan pada pekan lalu, buruh sempat menduduki halaman kantor walikota hingga larut malam. Tidak hanya itu, buruh juga sempat menginap di lantai dua kantor walikota. Tapi sayang, upaya itu tak mempan.
Hingga akhirnya buruh kembali turun ke jalan di depan kantor walikota meneriakan aksinya pada Senin (29/11) sekira pukul 15.30 WIB. Namun tetap saja belum ada respon. Hingga pada akhirnya ketika DPRD Kota Cilegon menggelar paripurna dan dihadiri Walikota dan Wakil Walikota, saat itu buruh bersama-sama menggelar yasinan. Hal itu dilakukan sekira pukul 17.00 WIB. Tampaknya upaya ini membuahkan hasil lantaran ketika paripurna selesai, akhirnya Helldy dan Sanuji pun menemui para buruh dan sempat berdialog serta bermusyawarah.
Salah satu koordinator aksi Rudi Sahrudin mengatakan, Helldy baru keluar dari gedung dewan dan langsung masuk ke kantor walikota. Usai itu, Helldy menemui para buruh.
“Hasil mediasi akhirnya usulan kenaikan 3,51 persen disetujui. Cuma tinggal disampaikan ke Gubernur, ujar Sahrudin.
Ternyata, upaya dengan menggelar yasinan yang dilakukan oleh para buruh, akhirnya membuahkan hasil.
Diketahui, UMK Cilegon tahun 2021 yang dirumuskan tahun 2020 sebesar Rp4.386.220. Maka jika usulan UMK Cilegon ini naik dan disetujui gubernur maka UMK Cilegon ada kenaikan sebesar Rp150 ribu. (mam)





