BerandaBERITABNN Gagalkan Penyeludupan Narkotika Jaringan Internasional, 309 Pack Sabu Diamankan

BNN Gagalkan Penyeludupan Narkotika Jaringan Internasional, 309 Pack Sabu Diamankan

CILEGON – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menggagalkan penyeludupan Narkotika jaringan internasional di Samudra Hindia yang berlokasi diantara Pulau Jawa dengan Pulau Christmas milik Australia.

Kepala BNN RI Petrus Reinhard Golose mengatakan penangkapan dilakukan terhadap delapan orang warga Negara Iran dengan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 309.

Kata dia, untuk jumlah beratnya masih dalam pengembangan, hanya saja dalam satu pack seberat 1 Kilo atau lebih.

“Hasil barang bukti yang didapat sekarang dan masih juga dalam pengembangan sekitar 309 bungkus,” katanya kepada wartawan di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Jumat (24/2/2023).

Pihaknya akan melakukan pengecekan barang haram tersebut dilaburatorium untuk mengetahu teknik pembuatan yang digunakan oleh tersangka.

Ia juga mengatakan delapan warga Iran tersebut sudah dilakukan pengecekan hasilnya hampir seluruh positif menggunakan narkoba.

“Berikut yang tertangkap untuk sementara mereka warga negara Iran ada delapan orang warga negara iran dan hasil pemeriksaan juga hampir semua, tidak semua positif,” ujarnya.

Ia juga mengatakan jika barang haram tersebut beredar maka akan ada 300 ribu orang yang menggunakan narkoba. Jika dinilai dengan uang barang haram itu, mencapai ratusam miliar rupiah.

“Kalau sampai beredar dapat digunakan oleh 300 ribu lebih orang, kalau ini beredar bisa ratusan miliar,” ujarnya.

Penangkapan narkoba jaringan internasional itu, berkat kerjasama BNN dengan pihak bea cukai yang tergabung dalam Operasi Patroli Rasta  Gabungan (PRG). Kata dia, pihaknya melakukan kerjasama secara internasional.

“Sudah kerja sama internasional narkotika kita punya kerjasama menghadapi internasional crime harus dengan kerjama internasional,” katanya. (Fik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular