BerandaBERITAAliansi Kuliner Indonesia Ajak Petani Milenial Budidaya Lidah Buaya

Aliansi Kuliner Indonesia Ajak Petani Milenial Budidaya Lidah Buaya

Lidah buaya (Aloe Vera) memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, kosmetik, farmasi, bahkan dapat menjadi obyek wisata. Sehingga, pembudidayaannya dapat memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Atas dasar itu, Pembina Aliansi Kuliner Indonesia, Maria Theresia Widyastuti, menggelar sharing session terkait potensi budidaya lidah buaya kepada para petani milenial di lingkungan Beberan, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, Kamis (17/3/2022).

Widya mengatakan, tumbuhan lidah buaya dapat tumbuh di seluruh Indonesia. Terlebih potensinya belum banyak tergali di Kota Serang. Sehingga, ia mengajak para petani milenial agar lebih berdaya dengan budidaya lidah buaya.

“Kami ingin mencetak petani-petani milenial karena ini memiliki prospek yang sangat baik,” ungkapnya.

Selain itu, Widya menegaskan bahwa pihaknya terbuka bagi para petani milenial yang ingin melakukan budidaya lidah buaya. Sebab, Aliansi Kuliner Indonesia dapat menjadi rekanan dalam hal pemberdayaan masyarakat.

Ia menyebut, pihaknya akan memberikan pelatihan dan pembinaan mulai dari pengembangan budidaya hingga pemasaran, serta pendampingan sebagai program pemberdayaan bersama.

Sementara, petani lidah buaya sekaligus pemilik bisnis Marvera, Marcus Nanang Setyawan mengajak para petani milenial agar menjadi ‘tuan rumah di negeri sendiri’ dengan budidaya lidah buaya.

“Masyarakat Indonesia rata-rata hidup menjadi petani, tetapi saya ingin petani di Indonesia juga bisa setara [perekonomiannya] dengan pegawai negeri atau pegawai pabrik,” ujar Nanang, saat menjadi pembicara dalam sharing session tersebut.

Lebih lanjut, pria asal Gunung Kidul, Yogyakarta itu pun mengajak para petani milenial agar bangga menjadi seorang petani. Sebab, petani secara tidak langsung ikut andil dalam memajukan perekonomian Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular