Akibat terus terjadinya perubahan iklim dan cuaca di Indonesia Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB), Mirza D Kusrini mengatakan hasil penelitian kemungkinan ada sekitar 30 spesies primata Indonesia yang akan punah pada 2025 mendatang. hal ini disampaikan pada saat pembukaan diskusi virtual WECMIC 2021 bertajuk Urgensi Konservasi Satwa Liar dalam Diskusi Perubahan Iklim Global pada Senin (1/11).
“Penelitian menunjukan kepada kita bahwa sekitar 30 spesies primata di Indonesia kemungkinan akan punah pada tahun 2050, ini benar-benar tidak baik,” ujarnya, dilansir dari Antara Selasa,(2/11).
Ia menyatakan populasi sebaran atau populasi primata yang ada di Jawa dan Sulawesi akan berkurang yang diakibatkan oleh adanya peningkatan suhu di sejumlah wilayah di Indonesia.
Penelitian yang dilakukan oleh Aryo Adhi Condro dkk, menjelaskan penelitian yang mengembangkan model distribusi spesies dengan skenario yang melibatkan aspek perubahan iklim. Disebutkan adanya sekitar 75 persen spesies dari kelompok keluarga Tarsidae akan punah pada 2050, dan kelompok famili owa (Hylobatidae) akan punah sekitar 50 persen, Orangtua Sumatera (Pongo abeli), dan Kukang Jawa (Nycticebus Javanicu) juga diperkirakan akan punah.
Dalam hal ini Mirza menyatakan perubahan iklim tidak berdampak pada spesies karismatik, tapi juga satwa liar lain seperti populasi Komodo di Indonesia. Ia pun menegaskan untuk melestarikan spesies maka perlu adanya penanggulangan terkait dampak perubahan iklim dan pemanasan global.
“Jika kita tidak melakukan upaya untuk mengurangi dampak yang terjadi, kita tidak hanya akan kehilangan mata pencaharian tetapi spesies kita juga,” jelasnya.[]




