SERANG – Menjelang hari terkahir jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyampaikan beberpa hal mengenai penanganan tidak pidana korupsi.
Kata dia, penanganan tindak pidana korupsi yang dilakukan Kejati Banten merupakan bentuk koordinasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
“Penanganan korupsi kita lakukan juga sudah merupakan bentuk koordinasi adanya suatu mou pertama itu kesepakatan berarti pemerintah mulai membenah dan sama-sama untuk melakukan kegiatan pencegahan pidana korupsi,” katanya kepada wartawan saat ditemui di Pendopo gubernur Banten, Senin (7/2).
Lanjutnya, salah satunya penanganan korupsi yang melibatkan Pemprov Banten yakni mengenai permasalahan Bank Banten.
“Hal itu kita masuk dari mana kita kemaren coba lihat masalah Bank Banten nah itukan upaya pak gubernur membantu kita saling tukar menukar informasi sehingga kita melihat ada beberapa kasus korupsi kita benahkan,” ujarnya.
Ia juga mengatakan mengenai pembenahan Bank Banten dalam kurun lima tahun terakhir dengan cara melakukan rekonstruksi Bank Banten tentunya didampingi oleh pihak Kejati Banten.
“Bagaimana kita mengembalikan yang lima tahun dulu sudah berhasil ini kita mencoba melakukan yang pertama rekonstruksi Bank Banten upaya-upaya ini pendapingan kejaksaan sudah,” tuturnya.
“Kemudian bagaimana mengembalikan uang-uang itu supaya yang lima tahun tidak kembali, sekarangkan sudah Rp85 miliar sudah masuk ke Bank Banten,” imbuhnya.
Selain itu, untuk mengembalikan keuangan Bank Banten yakni dengan melakukan lelang 65 hak tanggungan Bank Banten. Kata dia, jika hak tanggungan Bank Banten dapat dilakukan lelang maka Bank Banten akan mendapatkan suntikan dana Rp300 miliar.
“Tadi kita juga sampaikan masih ada lagi yang harus dilakukan nih, seperti misalnya hak tanggungan itu hak tanggungan waktu saya ekspose itu ada 65 hak tanggungan. Kalau itu bisa kita lelang 300 miliar lebih masuk ke Bank Banten,” katanya.
Ia sudah menyampaikan hal itu kepada Pj Gubernur Banten Al-Muktabar agar mengkomunikasikan ke Kejati Banten yang baru.
“Nah ini saya minta tadi kepada pak gubernur nanti mungkin bisa bicara dengan pak Kajati baru supaya kita pelan-pelan mengembalikan dengan kuatnya Bank Banten perekonomian ini kuat,” pungkasnya. (Fik)





