SERANG, Sultantv.co – Para investor dari Kota Weifang, Provinsi Shandong, Republik Rakyat Cina (RRC), diketahui berminat menanamkan modal usahanya di Kota Serang. Bahkan, mereka bersedia membangun kawasan industri di wilayah Kecamatan Kasemen.
Hal ini terungkap usai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin menerima kunjungan delegasi dari Kota Weifang, Provinsi Shandong, Republik Rakyat Cina (RRC), di Aula Lt 1 Setda Kota Serang, Kamis, 26 Maret 2026.
Ia menyampaikan, pihak delegasi Weifang yang datang bersama rombongan para pengusaha ini memiliki minat yang kuat pada sektor perdagangan jasa dan industri.
Selain itu, terdapat kesamaan budaya yang erat antara Kota Serang dan budaya Tionghoa, mengingat di Banten Lama terdapat kelenteng yang menjadi bukti hubungan sejarah kedua daerah.
”Kelihatannya mereka sangat tertarik untuk membuka kawasan industri di Kecamatan Kasemen. Namun, saya telah menyampaikan bahwa di kawasan tersebut sudah terdapat investor dari Cina yaitu JDI dengan lahan seluas sekitar 150 hektar,” kata Nanang.
Pihak Weifang juga menanyakan proses perizinan di Kota Serang. Nanang menjelaskan, Pemkot Serang telah menyediakan layanan perizinan satu pintu melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
”Selain itu, kita juga harus mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah pusat. Nantinya, hal terkait ini akan dikomunikasikan dan disesuaikan dengan Kementerian Penanaman Modal,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, pihak Weifang juga menanyakan terkait akses transportasi dari Kota Serang ke Jakarta, agar akses logistik untuk memenuhi kebutuhan penawaran dan permintaan sangat mudah.
”Kami sampaikan bahwa jarak dari Kota Serang ke Jakarta dapat ditempuh dalam waktu 1,5 jam jika tidak terjadi kemacetan, dan hingga 2 jam jika terdapat kemacetan,” ujar Nanang.
Nanang menambahkan, bahwa para investor yang datang bukanlah broker, melainkan pengusaha asli dari Weifang, kota yang maju dibandingkan dengan Kota Serang.
”Mereka berharap besok dapat melakukan kunjungan lapangan yang akan didampingi oleh beberapa dinas dan badan terkait untuk mengetahui luas area dan detail lainnya,” tandasnya. (Red/ RG)



