SERANG, Sultantv.co – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Serang berkomitmen memprioritaskan putra-putri daerah terbaik untuk berlaga dalam Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Banten.
Putra-putri daerah Kota Serang diprioritaskan berlaga dalam MTQ Tingkat Provinsi Banten, karena kemampuannya mumpuni. Demikian disampaikan Ketua Harian LPTQ Kota Serang K.H. Fathullah Al Wasi usai pembukaan pembinaan tahap pertama calon peserta MTQ Kota Serang di Hotel Wisata Baru, Kota Serang, Senin 11 Mei 2026.
Pembinaan calon peserta ini dipersiapkan untuk tampil pada MTQ Tingkat Provinsi Banten yang dijadwalkan pada Juni 2026.
Ketua Harian LPTQ Kota Serang periode 2025-2030, K.H. Fathullah Al Wasi mengatakan, pihaknya berkomitmen memprioritaskan putra-putri daerah untuk berlaga di MTQ Tingkat Provinsi Banten.
“Apapun hasilnya harus putra-putri daerah yang maju,” ujar Fathullah, kepada wartawan.
Ia menilai potensi putra-putri daerah sangat berlimpah karena di Kota Serang banyak pondok pesantren khususnya pondok pesantren Al-Qur’an.
”Di sini banyak pesantren Al-Qur’an yang bagus-bagus dan memang itu sudah di mana-mana,” ucap dia.
Dengan modal ini, Fathullah optimis Kota Serang bisa bersaing di ajang MTQ Tingkat Provinsi Banten.
“Potensi insya Allah semua kita optimis. Walaupun dengan berbagai macam kendala, tapi kita tetap optimis. Optimis untuk semua bisa meraih kesempatan untuk jadi juara 1, 2 dan 3,” katanya.
Fathullah mengatakan, pengalaman menjadi dewan juri MTQ internasional menambah wawasan baginya baik dalam hal penilaian maupun kepesertaan.
”Yang perlu ditingkatkan itu pesertanya dan objektivitas penilaiannya. Karena kalau di luar negeri itu memang benar-benar kan pesertanya dari antar negara. Makanya kita tidak melihat apa yang penting itu yang terbaik itu yang harus kita nilai bagus,” ungkap Fathullah.
Fathullah mengaku dalam perhelatan MTQ Tingkat Provinsi Banten pihaknya akan mendelegasikan beberapa dewan juri untuk berpartisipasi dalam ajang tersebut.
“Biasanya setiap kabupaten kota itu sekitar delapan orang. Dan itu juga ya harus kita pilih yang berpotensi di bidangnya kan semacam bidang tahfiz, tilawah, tafsir, di mana-mana kan anak MTQ ini kan ada 10 cabang,” tandasnya. (Red/ RG)




