BerandaBERITA‎Terima Dana CSR dari Pihak Swasta, Pemkot Serang Siap Salurkan kepada 75...

‎Terima Dana CSR dari Pihak Swasta, Pemkot Serang Siap Salurkan kepada 75 RTLH

‎SERANG, Sultantv.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang telah menerima bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Kawah Anugerah Property.

‎Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk pengerjaan renovasi RTLH sebanyak 75 unit, dengan total nominal sebesar Rp1,5 miliar.

‎Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Serang, Nofriadi Eka Putra, saat mendampingi pimpinannya menyerahkan bantuan rehab RTLH di lingkungan Lopang Gede RT/RW 05/01, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, Selasa, 31 Maret 2026.

‎”Ada 75 unit bersumber dari CSR PT Kawah Anugerah Property. Besarannya Rp20 juta per unit,” ungkapnya.

‎Ia menyampaikan, setiap unit menerima bantuan senilai Rp20 juta, dengan total keseluruhan mencapai Rp1,5 miliar yang akan tersebar di seluruh kecamatan di Kota Serang.

‎”Dari 75 unit tersebut, paling banyak akan dialokasikan di daerah Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, khusus untuk program RTLH,” ujarnya.

‎Menurut Nofri, saat ini data RTLH yang telah tercatat oleh dinas mencapai sekitar 7.200 unit, sedangkan total keseluruhan RTLH di Kota Serang adalah 19.200 unit.

‎Jumlah tersebut akan diselenggarakan secara bertahap, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran pemerintah daerah maupun melalui bantuan CSR.

‎”Kita berupaya menggunakan anggaran CSR karena anggaran pemerintah daerah minim, sehingga kita terus berusaha menemukan pihak perusahaan yang bersedia memberikan bantuan melalui program ini,” jelas Nofri.

‎Soal kemungkinan timbal balik dari pemberi CSR, Nofri menegaskan tidak ada kewajiban apapun yang harus diberikan Kota Serang.

‎”CSR ini merupakan bentuk perhatian dari perusahaan yang beroperasi di Kota Serang, bukan sebagai bentuk transaksi dengan timbal balik tertentu,” ucapnya.

‎Saat ditanya mengenai persentase penurunan jumlah RTLH tahun ini, dia mengakui bahwa masih ada jarak yang cukup jauh untuk mencapai target penurunan yang diharapkan.

‎Untuk mendapatkan bantuan RTLH, syarat yang diterapkan adalah melalui verifikasi langsung ke lapangan.

‎”Kita mendapatkan data awal dari kelurahan, kemudian melakukan verifikasi lapangan, selanjutnya menyampaikannya ke pemberi CSR yang akan menentukan kelompok penerima yang memenuhi kriteria,” paparnya.

‎Nofri juga menegaskan bahwa terdapat mekanisme berbeda untuk pemberian bantuan rumah yang terkena bencana atau musibah dengan RTLH.

‎”Pokoknya untuk RTLH itu harus rumah yang rusak parah, baik atapnya hancur maupun dindingnya reyot, akan menjadi prioritas dalam pemberian bantuan,” pungkasnya. (Red/ RG)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular