SERANG, Sultantv.co – Satuan Pelayanan (Satpel) Terminal Tipe A Pakupatan, Kota Serang, menyatakan kesiapannya dalam menghadapi lonjakan penumpang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Petugas Sarana Prasarana Satpel Terminal Pakupatan Serang, Aditiya Bayu, mengatakan lonjakan penumpang mudik Lebaran tahun 2026 tahap pertama mulai terlihat pada Jumat, 13 Maret 2026 kemarin.
Volume penumpang dari sisi kedatangan mengalami kenaikan sekitar 8,1 persen atau 4.102 orang, dibandingkan di tahun 2025 hanya mencapai 4.097 penumpang.
Begitupun dengan volume penumpang keberangkatan mengalami kenaikan 11,1 persen atau 4.443 orang, dibandingkan tahun sebelumnya hanya 3.973 penumpang.
”Penumpang kedatangan mengalami kenaikan sekitar 8,1 persen, dan penumpang keberangkatan mencapai 11,1 persen,” ungkap Adit, saat ditemui di lokasi, Sabtu, 14 Maret 2026.
Ia menyebutkan lonjakan tersebut didominasi tujuan utama ke Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera. Sedangkan, untuk tujuan lokal masih terlihat lengang.
Sementara, untuk arus mudik gelombang kedua diperkirakan terjadi pada Rabu 18 Maret 2026, atau H-3 sebelum Lebaran.
Menurut Adit, pada Senin (17/3/2026) lusa diperkirakan tidak ada peningkatan penumpang karena pada Jumat kemarin anak-anak sekolah baru libur sekolah. Sehingga Sabtu dan Minggu ini merupakan gelombang pertama arus mudik Lebaran.
”Senin besok juga belum tanggal merah atau belum memasuki cuti bersama. Jadi perkiraan kami masih ada beberapa aktivitas masyarakat yang kerja atau sebagainya. Mungkin tanggal 18-19 Maret mereka mulai berangkat mudik tahun ini,” jelasnya.
Ia optimis pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini dipastikan dapat berjalan dengan lancar, aman dan selamat sampai tujuan.
Sebab, seluruh bus yang akan berangkat dari Terminal Tipe A Pakupatan Serang selalu dilakukan pemeriksaan mesin terlebih dahulu agar kondisi kendaraan layak jalan.
”Setiap hari kami melakukan pengecekkan kendaraan agar memastikan penumpang aman sampai tujuan dan keselamatan lalu lintas,” ujar Adit.
Selan itu, Terminal Pakupatan Serang juga bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk menjaga keamanan para penumpang dari aksi kejahatan selama masa angkutan Lebaran.
”Untuk pencegahannya, selama masa angkutan lebaran ini kami bekerja sama dengan TNI, Polri, untuk sisi kriminalitas bisa terjaga dengan baik,” pungkasnya. (Red/ RG)




