Meskipun namanya mengandung kata “Ambon”, Bika Ambon sebenarnya berasal dari Medan, Sumatera Utara. Asal-usul nama “Ambon” sendiri masih menjadi misteri. Beberapa pendapat menyebutkan bahwa kue ini pertama kali dijual di Jalan Ambon, sebuah kawasan di kota Medan — bukan berasal dari kota Ambon di Maluku.
Bika Ambon mulai populer sejak tahun 1980-an dan kini menjadi oleh-oleh khas Medan yang banyak dicari wisatawan.
Keunikan Bika Ambon
Yang membuat Bika Ambon berbeda dari kue lainnya adalah:
- Tekstur berserat dan berlubang-lubang (mirip sarang semut)
- Rasa manis dan legit dengan aroma daun jeruk dan serai
- Menggunakan fermentasi ragi, sehingga adonannya mengembang alami dan terasa sedikit kenyal
🧁 Resep Bika Ambon Sederhana (Takaran Rumahan)
Bahan-Bahan:
Bahan A (Rebusan Santan):
- 400 ml santan kental
- 2 lembar daun pandan (ikat simpul)
- 3 lembar daun jeruk (sobek-sobek)
- 1 batang serai (memarkan)
- 1/2 sdt garam
Bahan B:
- 100 gram tepung terigu protein sedang
- 1 sdm ragi instan
- 100 ml air hangat
Bahan C:
- 200 gram tepung tapioka (tepung kanji)
- 200 gram gula pasir
- 5 butir telur ayam
Cara Membuat:
1. Siapkan Bahan A
Rebus santan bersama daun pandan, daun jeruk, serai, dan garam. Aduk perlahan hingga mendidih agar santan tidak pecah. Setelah mendidih, angkat dan dinginkan. Saring dan sisihkan.
2. Aktifkan Ragi
Campurkan tepung terigu, ragi, dan air hangat (Bahan B). Aduk rata lalu diamkan selama 15–20 menit hingga berbuih (tanda ragi aktif).
3. Campur Bahan C
Kocok telur dan gula sampai gula larut (tidak perlu sampai mengembang). Tambahkan tepung tapioka, aduk rata.
4. Gabungkan Semua Bahan
Masukkan campuran ragi ke dalam adonan telur dan tapioka, aduk rata. Lalu tuangkan santan rebus yang sudah dingin sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga adonan licin.
5. Fermentasi
Diamkan adonan selama 3–4 jam hingga muncul gelembung-gelembung udara di permukaan.
6. Panggang
- Panaskan oven suhu 170°C. Olesi loyang dengan minyak.
- Tuang adonan, panggang selama ±45 menit sampai matang (bisa juga pakai api bawah dulu, lalu lanjut api atas sebentar untuk memberi warna).
- Untuk hasil maksimal, gunakan loyang persegi tanpa alas kertas, agar lubang-lubangnya lebih terlihat.



