BerandaBERITAKorupsi Masih Merebak, Provinsi Banten Seperti Bayi Penyakitan

Korupsi Masih Merebak, Provinsi Banten Seperti Bayi Penyakitan

SERANG, Sultantv.co – Ketua Perkumpulan Urang Banten (PUB) Taufikrohman menyampaikan keprihatinannya atas masih merebaknya korupsi di Provinsi Banten.

Hal itu disampaikan dalam pidatonya pada acara peringatan Hari Jadi Provinsi Banten ke-23 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Rabu (4/10).

“Hal yang mengecewakan selama 25 tahun adalah merebaknya korupsi. Hampir selama tidak kurang dari 7 tahun pemerintah provinsi Banten berada dalam inkubasi,” kata Taufikrohman.

Taufikrohman mengibaratkan pemerintah provinsi Banten selama 7 tahun terakhir seperti anak yang lahir prematur atau sakit. Artinya, pemerintah provinsi Banten masih belum bisa berjalan dengan baik karena masih banyak masalah yang harus diselesaikan.

“Sebuah box untuk menyelamatkan anak yang lahir prematur atau yang kena penyakit kuning,” ujarnya.

Taufikrohman menegaskan bahwa korupsi merupakan masalah yang sulit untuk diatasi karena bersumber dari sifat manusia yang serakah. Sifat serakah ini merupakan sifat yang ada dalam diri setiap manusia, sehingga sulit untuk dihilangkan.

“Jujur saya katakan bahwa mengatasi masalah korupsi bukan masalah yang mudah, bukan masalah yang mudah karena ini bersumber dari hal yang di dalam yaitu sifat manusia yang bernama dengan yang disebut dengan serakah,” tuturnya.

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah dan masyarakat Banten harus bersungguh-sungguh dalam memerangi korupsi. Tidak hanya sekadar mengatakan bahwa akan memerangi korupsi, tetapi harus ada tindakan nyata untuk mengatasi masalah ini.

“kita harus bergerak terus untuk mengatasi masalah korupsi. Tapi harus berubah, bukan hanya mengatakan bahwa kita harus bergerak,” pungkasnya. (Fik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular