SERANG – Banten menjadi provinsi menduduki posisi pertama Indeks kualitas udara (AQI) dan polusi udara terburuk di Indonesia, mengalahkan Jakarta.
Kendaraan bermoto disebut menjadi biang kerok buruknya kualitas udara di Provinsi Banten. Hal itu dikarenakan kendaraan bermotor menyumbang 70 persen polusi udara.
Aktivis Lingkungan Jeje Sudrajat mengatakan bahwa 70 persen polusi udara di Provinsi Banten disumbang kendaraan bermotor.
“70 persen hasil penelitian, asap kendaraan bermotor mencemari udara lebih kotor,” ujarnya di Studio Sultan TV, Selasa (29/8).
Padahal, jumlah kendaraan bermotor terbanyak seluruh Indonesia disumbang Provinsi Jakarta. Akan tetapi, Provinsi Banten yang menduduki posisi pertama polusi udara terburuk.
“Luar biasa Banten bisa mengalahkan Jakarta dan Surabaya karena 26 persen lebih kepadatan kendaraan berpusat di Jakarta,” ujarnya.
Kata dia, Provinsi Banten menduduki predikat pertama polusi terburuk karena Tangerang berbatasan dengan Jakarta.
Hal itu, menyebabkan Provinsi Jakarta lolos dari predikat polusi udara terburuk.
“Kenapa banten, karena uji polusi di tangerang, lolasla predikat Jakarta udara terburuk,” turunya.
Menuritnya, Provinsi Banten masih memiliki udara yang cukup baik, seperti di wilayah Kabupaten Lebak, Pandeglang dan Serang.
“Banten itu masih cukup baik Lebak, Pandeglang, Serang,” katanya.
Hanya saja ada wilayah yang menyebabkan polusi udara di Provinsi Banten yakni di Kota Cilegon.
“Cilegon ada beberapa pabrik yang menyebabkan udara kotor,” pungkasnya. (Fik)

