SERANG – Potensi investasi di Provinsi Banten semakin berkembang pesat, khususnya di bagian utara yang meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan sektor jasa menjadi salah satu sektor yang berkembang di wilayah ini, sementara investasi besar terpusat di Cilegon, terutama dalam sektor kimia dasar dan sektor lainnya.
“Banten Ini potensinya komplit saat ini sedang berkembang peminatan investasi di bagian utara bagian utara itu terwakili dengan Kota Tangerang Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan,” ujarnya, Sabtu (15/7).
Selain itu, dengan adanya infrastruktur yang semakin terbuka, akses ke berbagai kawasan di Provinsi Banten semakin mudah. Selain kawasan utara, kawasan selatan yang meliputi Kabupaten Lebak, Pandeglang, sebagian Serang, dan sebagian Cilegon, memiliki potensi untuk menjadi kawasan pertumbuhan baru. Pemerintah akan mendorong pengembangan kawasan selatan sebagai pusat pertumbuhan baru di wilayah ini.
“di kawasan Selatan saat ini ada banyak Project strategis nasional Kita berterima kasih dengan bapak presiden telah membentangkan tol Serang Panimbang lebih dari 80 KM dan itu membuka akses ke kawasan Selatan untuk memungkinkan tumbuh kembangnya kawasan-kawasan baru lalu,” katanya.
Menurut Muktabar infrastruktur lainnya seperti bendungan yang besar juga telah dibangun untuk mendukung suplai air baku bagi kawasan industri. Semua hal ini direncanakan untuk menciptakan keseimbangan antara wilayah utara dan selatan, yang merupakan kesatuan yang adil bagi kedua wilayah tersebut.
“kita punya bendungan yang besar untuk bisa mensupport air baku permukaan sebagai daya dukung infrastruktur Kawasan Industri,” tuturnya.
Namun, dalam pengembangan kawasan selatan, pemerintah juga akan memperhatikan kelestarian ekosistem. Rencananya, kawasan selatan akan didukung oleh sistem investasi dan agenda industrialisasi yang berbasis pertanian. Wilayah selatan merupakan kawasan yang memiliki potensi sumber daya alam yang perlu dijaga, sehingga pembangunan kawasan ini akan tetap memperhatikan keberlanjutan ekosistem.
“Wilayah selatan merupakan kawasan yang harus kita jaga juga ekosistemnya jadi dia nanti bentuk-bentuk kawasan yang akan kita support dengan tetap berbasis sumber daya alam,” pungkasnya.[Fik]




