BerandaBERITAMerawat Agama Leluhur Dalam Semangat Bhineka Tunggal Ika

Merawat Agama Leluhur Dalam Semangat Bhineka Tunggal Ika

JAKARTA – Tak terbantahkan, Indonesia tumbuh dan berkembang dengan keberagaman baik agama, suku dan bahasa. Namun demikian itulah yang menjadi kekayaan Indonesia, mampu menyatu dalam perbedaan.

Yang tak bisa dinafikan di republik ini adalah, Masyarakat Penghayat Kepercayaan. Mereka telah tumbuh menjaga warisan adat leluhur.

“Kami dari masyarakat penghayat kepercayaan dan agama adat itu merasa meskipun kita berbeda beda tapi kita punya satu tujuan yang sama, sehingga anehnya agama satu dan lainnya ada kesinambunganan,” ujar Naen Soeryono Ketua Rakernas Majelis Leluhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) dalam talkshow Stafsus A1, Sabtu (29/10/2022).

“Misalnya di Jawa dengan Sunda, terus Jawa dengan Dayak, terus Sunda dengan Bali. Itu ternyata warna-warni budaya, nilai-nilai etika moralnya itu hampir sama, meskipun mereka tidak pernah saling silaturahmi,” tambahnya.

Penghayat adalah mereka yang memilih menganut kepercayaan atau agama leluhur.

“Sebenarnya penghayat kepercayaan itu dan agama adat itu sebenernya mereka mempunyai jiwa Bhineka Tunggal Ika, mereka merasa meskipun kita berbeda, kita ini satu bangsa, satu nilai budaya, dan kita merasa kita tidak terpisahkan,” katanya.

Ia mengatakan, hal tersebut dikarenakan agama dan tradisi leluhur berasal dari alam semesta.

“Jadi memang konsep penghayat kepercayaan dan agama adat itu emang rata-rata berguru dengan alam semesta sehingga yang kita lakukan konsep-konsep upacara adat maupun agama adat itu memang tidak lepas dengan alam semesta,” katanya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular