BerandaBERITAHadirkan Pesilat Se-Jabodetabek, Persilatan Silo Monyet Putih Gelar Festival Silat Tradisional...

Hadirkan Pesilat Se-Jabodetabek, Persilatan Silo Monyet Putih Gelar Festival Silat Tradisional Betawi

JAKARTA – Persilatan Silo Monyet Putih menggelar Festival Silat Tradisional Betawi di Lapangan Bantar Jati Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (4/6/2022). Festival itu digelar sekaligus untuk memperingati Haul Akbar Persilatan Silo Monyet Putih.

Puluhan padepokan pencak silat dari berbagai perguruan unjuk kebolehan pada acara itu. Acara itu mengundang ratusan padepokan Se-Jabodetabek yang didukung Dinas Pemuda, Olah Raga, Budaya, dan Pariwisata (Disporyata) Jakarta Timur.

Ketua Panitia Pelaksana, Marzoni Hendrajaya mengatakan, pihaknya juga melakukan ziarah ke makam Aki Kanon sebagai wisata religinya. Hal itu dimaksudkan juga agar para generasi penerus lebih mengedepankan adab hormat kepada para leluhur atau pendahulu mereka. Salah satu, Aki Kanon Bin Utang.

“Kami juga akan mengadakan wisata religi yaitu ziarah kubur bagi para orangtua, guru, atau sesepuh yang sudah wafat mendahului kami. Ini sebagai pengingat dan bagian dari rasa hormat serta adab kepada para pendahulu,” katanya.

Marzoni menambahkan, pihaknya menghadirkan juri-juri yang kompeten di bidangnya dalam acara ini. Para juri itu tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI), ASETI, dan perwakilan dari Persilatan Silo Monyet Putih.

Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dengan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat. Pihaknya menyediakan stand Bazaar bagi para pelaku UMKM untuk menjajakan produknya.

“Saya sangat mengapresiasi pemerintah, khususnya Pemkot JakartaTimur melalui Disporyata atas dukungan dan support-nya terkait kegiatan hari ini. Saya berharap, ke depannya budaya pencak silat, khususnya budaya silat Betawi, melalui kegiatan hari ini, dapat meningkatkan minat masyarakat sekaligus melestarikan budaya silat Betawi sehingga kelak menjadi sarana edukasi yang baik bagi para generasi penerus,” imbuhnya.

Sementara, Guru Besar Perguruan Silat Macan Putih (PSMP), Yanta berharap, kegiatan ini menjadi motivasi generasi muda untuk menjaga kelestarian budaya Betawi.

Selain itu, kegiatan ini juga dapat menyalurkan bakat para pesilat dan pendekar dari setiap padepokan atau perguruan. Serta menjadi pemacu kepada para peserta agar lebih giat dalam berlatih, sehingga semakin banyak prestasi yang diraih.

“Kami berharap agar para generasi penerus mampu menjaga sekaligus melestarikan budaya khususnya silat Betawi. Sehingga hal ini menjadi nilai tinggi yang harus dipertahankan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular