Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjajaran (Unpad) Prof. Muradi menilai, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo telah menunjukan perubahan dan keberhasilannya dalam program ‘Polri Presisi’. Hal ini diungkapkannya dalam program Boengkar Insight yang dipandu oleh Karyono Wibowo di Sultantv, pada Jumat (19/11/2021).
“Secara normatif memang Kapolri sudah melakukan tata-tata pelaksanaan secara menyeluruh, pelan-pelan beliau sudah menempatkan orang-orang yang sesuai dalam posisi strategis,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa Polri memiliki beban dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Maka dari itu, ia menegaskan bahwa Polri harus modern dan profesional.
Modernisasi dalam sistem yang dibuat polri merupakan hal penting, sebagai contoh yang disampaikan oleh Prof. Muradi adalah E-Tilang. Penerapan E-Tilang cukup diapresiasi oleh masyarakat karena tidak pandang bulu dalam menindak pelanggaran.
“Saya saja sudah ditilang 2 kali karena pernah menggunakan jalur busway. Kalo dulu, mungkin saya masih bisa cuma perlihatkan kartu ketika ditilang. Kalo sekarang kan tidak. Baik pejabat maupun non pejabat kalo melanggar ya ditilang. Dan ini bagus,” ungkapnya.



