Presiden RI, Joko Widodo beberkan tiga prioritas pembangunan Indonesia pada Indonesia-PEA Investment Forum yang berlangsung di Dubai, kemarin.
Didampingi para menteri, presiden sampaikan tiga prioritas pembangunan akan jadi kerja sama antara Indonesia dan PEA dengan nilai yang sangat fantastis, yakni USD 35 Miliar.
Priorotas pembangunan pertama adalah pembangunan Ibu Kota Negara Baru Indonesia.
Di kesempatan yang sama, presiden juga menawarkan investasi pada energi baru dan terbarukan. Dengan potensi Indonesia yang sangat beragam, seperti hidro, surya, panas bumi dan lain-lain menjadikan potensi investasi bidang ini sangat menjanjikan.
Sementara prioritas ketiga adalah sektor perdagangan. Jokowi menekankan pentingnya diversifikasi perdagangan dan mulai menegosiasikan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA).
Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam acara Indonesia-PEA Investment Forum yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto,
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir,
Menteri Perdagangan M. Lutfi, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia,
Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk PEA Husin Bagis dan Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid. []




