Pengurus Pusat Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (PP Hebitren) Indonesia melantik dan mengukuhkan Pengurus Koordinator Wilayah (Korwil) Hebitren Provinsi Banten periode kerja 2021-2026, termasuk Koordinator Cabang dan Koperasi Pesantren Banten Bersatu, Senin (28/6).
Sebagai Pengurus Korwil Hebitren Provinsi Banten, pada kesempatan itu, KH. M. Aly Su’udi dilantik sebagai Ketua, H. Maman Lukman sebagai Sekretaris, dan Ust. Ahmad Yuri Alam sebagai Bendahara.
Dengan susunan kepengurusan yang berasal dari kalangan pondok pesantren di Provinsi Banten ini, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja meyakini, Hebitren Banten dapat mewujudkan keguyuban dan sinergitas pengembangan sektor keuangan dan sektor riil berbasis syariah di Provinsi Banten.
“Kami berharap, Hebitren Korwil Banten mampu menjawab tantangan ISEF 2019 untuk mendorong akselerasi pengembangan ekonomi, keuangan, industri berbasis syariah di Provinsi Banten dan di Indonesia,” kata Erwin.
Pembentukan Hebitren Indonesia sendiri, telah diinisiasi dalam penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019, namun baru resmi launcing pada saat kick-off ISF ke-7, pada 7 Agustus 2020, yang dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin.
Ketua Umum PP Hebitren Indonesia KH. Moh Hasib Wahab Chasbullah mengatakan, Hebitren merupakan perhimpunan yang menyatukan seluruh pesantren di Indonesia untuk berkolaborasi membangun ekonomi bisnis pesantren dan juga umat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
“Diharapkan, Hebitren dapat merangkul seluruh pesantren yang ada di Indonesia,” ungkap Hasib.
Selain pelantikan Pengurus Hebitren Banten, di kesempatan yang sama juga dilaksanakan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Hebitren Banten dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) terkait perluasan digitalisasi pesantren.
Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Ketua Hebitren Banten KH. M. Aly Su’udi dan Area Manager Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Tangerang Raya Imsak Ramadhan, serta disaksikan oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Erry P. Suryanto dan Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Gunawan.
BI Banten menyambut baik langkah Hebitren Banten dan BSI dalam hal komitmen perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yang merupakan QR Code tanda pembayaran Indonesia, yang menyatukan berbagai aplikasi pembayaran digital.
“Hemat kami, ini merupakan sebuah langkah maju di tengah kuatnya tuntutan digitalisasi untuk pengembangan bisnis pesantren,” pungkas Erwin.
QRIS, dalam digitalisasi pesantren, digunakan sebagai alternatif kanal pembayaran non-tunai yang dapat diaplikasikan di lingkungan pesantren, meliputi pembayaran zakat, infaq, sedekah, dan wakaf (ZISWAF), serta pembayaran bagi wali murid, UMKM, dan unit usaha di lingkungan pesantren. (BS)





