Warna-warni Kampung Bekelir Pincut Wisatawan dari Luar Kota

 Pesona Indonesia tak hanya dapat ditemui di daerah-daerah dengan sumber daya alam yang menakjubkan. Siapa sangka, dengan memaksimalkan potensi yang ada, suatu daerah dapat memberikan pesonanya tersendiri.

Salah satunya Kampung bekelir yang berada di Kelurahan Babakan, Kota Tangerang.

Kampung Bekelir, kampung wisata pertama di Kota Tangerang yang memberikan ciri khas warna warni di setiap rumah, serta lukisan mural di dinding wilayah. Kampung yang diresmikan Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, pada 19 November 2017 ini, berhasil meraih gelar juara, pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018 untuk kategori Wisata Kreatif Terpopuler (WKT) dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia.

Arief mengungkapkan, capaian tersebut tentunya menjadi semangat bagi Warga Kota Tangerang untuk terus berkreasi membangun Kota Tangerang melalui kampung-kampung yang kreatif dan inovatif atas inisiasi warga. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut menyukseskan terwujudnya objek wisata yang dikenal di level nasional, bahkan mancanegara.

“Ke depan, insya allah akan hadir objek wisata baru di Kota Tangerang yang lahir atas inisiasi warga yang turut didukung oleh Pemkot maupun pihak swasta,” ujar Arief saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/06).

Di tempat terpisah, Lurah Babakan, Abu Sofyan, menjelaskan, terdapat tiga konsep dalam membangun Kampung Bekelir. Pertama, berkelir atap rumah yang diwarnai dengan cat. Kedua, menggambar mural dan grafiti dinding-dinding rumah warga. Ketiga, membersihkan dan menghijaukan lingkungan rumah warga. Di mana, setiap halaman dan jalanan yang ada di kampung tersebut, didandani bunga, tumbuhan hingga pepohonan.

Abu berujar, semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Kampung Bekelir. Hingga akhir Desember 2018, tercatat sekitar 1200 wisatawan singgah ke kampung tersebut, baik dari domestik maupun mancanegara.

“Wisatawan asing, Jerman, Italia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Filipina, Zimbabwe, Amerika, Australia, Kanada, Yaman, Madagaskar, Etiopia, Inggris, Kolombia, Belanda, Taiwan,” tambahnya.

Sementara, wisatawan domestik, lanjutnya, datang dari seluruh penjuru Indonesia. Diantaranya, ada yang dari Bali, Bandung, Jakarta, Kalimantan dan dari daerah lainnya.

Para pengunjung beragam, mulai dari mahasiswa yang melakukan studi tur, pemerintah kabupaten/kota, hingga penggiat seni. Di Januari 2018, wisatawan yang mengunjungi Kampung Bekelir mencapai 400 wisatawan.

Itulah Kampung Bekelir yang mampu memincut masyarakat untuk datang dan datang lagi. Tak terkecuali bagi Presiden Republik Indonesia yang ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, yang sempat datang saat Tour de Banten Tahun 2018. []

(Visited 6 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.