KENDARI – Wujudkan kesiapsiagaan terhadap insiden keamanan siber di pemerintah daerah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) membentuk SULTRAPROV-Computer Security Incident Response Team (SULTRAPROV-CSIRT).
Launching SULTRAPROV-CSIRT dibuka secara langsung oleh Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian dan Gubernur Sultra Ali Mazi di Hotel Claro Kendari, Senin (27/06/2022).
Hinsa mengatakan, dengan adanya CCSIRT ini, diharapkan dapat meminimalisir ancaman siber yang terjadi.
“Ancaman siber itu tidak bisa dikategorikan sebagai ancaman militer. Ia merupakan ancaman hibrida yaitu ancaman yang bersifat campuran yaitu keterpaduan antara ancaman militer dan nonmiliter,” tuturnya.

SULTRAPROV-CSIRT merupakan salah satu CSIRT yang masuk dalam proyek prioritas strategis nasional (major project) sesuai dengan Perpres Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024 yang mengamanatkan pembentukan 131 CSIRT. SULTRAPROV-CSIRT telah teregistrasi BSSN dengan nomor registrasi 071/CSIRT.01.02/BSSN/05/2022.
CSIRT adalah organisasi atau tim yang bertanggung jawab untuk menerima, meninjau, dan menanggapi laporan dan aktivitas insiden keamanan siber. CSIRT terdiri atas CSIRT Nasional, CSIRT Sektoral, CSIRT Organisasi, dan CSIRT Khusus. SULTRAPROV-CSIRT termasuk dalam CSIRT Organisasi.
SULTRAPROV-CSIRT nantinya memiliki tugas untuk melakukan penanggulangan insiden, melakukan mitigasi insiden, melakukan investigasi dan analisis dampak insiden, serta melakukan pemulihan pasca insiden keamanan siber pada Pemprov Sultra.

Gubernur Sultra Ali Mazi mengatakan, SULTRAPROV-CSIRT merupakan salah satu perwujudan dari empat misi pembangunan Sulawesi Tenggara periode 2018-2023 yang mendorong birokrasi Pemprov Sultra yang modern melalui pemanfaatan kemajuan teknologi berbasis sarana elektronik mewujudkan Sulawesi Tenggara yang aman, maju, sejahtera, dan bermartabat secara berkelanjutan.
“Diharapkan dengan launching ini dapat melakukan pencegahan dan mitigasi terkait dengan keamanan data di Sultra, hal ini untuk menjamin data baik di tingkat Pemprov maupun kabupaten kota,” ujarnya.
Diketahui, peluncuran SULTRAPROV-CSIRT dihadiri oleh Plt. Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Marsma Budi R. Leman S,T., Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Pemprov Sultra, serta undangan kegiatan launching SULTRAPROV-CSIRT. Sebelumnya, BSSN telah berhasil membentuk sebanyak 54 CSIRT. Sebanyak 15 CSIRT terbentuk pada tahun 2020 dan 39 CSIRT pada tahun 2021. Sedangkan pada tahun 2022 ini ditargetkan terbentuk 34 CSIRT, salah satunya SULTRAPROV-CSIRT.





