BerandaBERITATerima Aduan Program MBG, ‎Pemkot Serang Siapkan Call Center 24 Jam

Terima Aduan Program MBG, ‎Pemkot Serang Siapkan Call Center 24 Jam

‎SERANG, Sultantv.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan menyiapkan posko aduan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Serang.

‎Pembentukan posko tersebut menyusul adanya laporan menu MBG berupa roti berjamur di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Serang.

‎Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan posko aduan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Serang.

‎Jika nanti ada informasi yang memang tidak sesuai dengan petunjuk teknis (juknis), maka masyarakat bisa melaporkan SPPG terkait.

‎”Posko aduan ini akan memudahkan masyarakat untuk melaporkan jika ada permasalahan terkait program MBG,” kata Agis usai mengikuti rapat koordinasi kegiatan MBG Kota Serang yang digelar di gedung Korpri Kota Serang, Senin, 9 Maret 2026.

‎Menurutnya, kehadiran posko ini bisa mempermudah Pemkot Serang untuk melakukan pengawasan dan evaluasi kepada dapur terkait yang tidak sesuai dengan juknis.

‎Adapun lokasi posko pengadu MBG direncanakan di kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kota Serang.

‎Pemkot Serang juga telah menyiapkan Call Center 24 jam untuk menerima pengaduan dari masyarakat terkait program MBG.

‎”Jika ada permasalahan terkait program MBG, masyarakat dapat langsung datang ke Setda atau menghubungi call center,” tambahnya.

‎Sedangkan, untuk petugas posko sendiri tidak jauh dari pengurus Satgas MBG Kota Serang, yang di dalamnya terdiri dari Walikota, Wakil Walikota, Sekretaris Daerah, dan para anggota lainnya.

‎”Kan ada Satgas. Di SK (Surat Keputusan) Walikota terkait Satgas MBG itu di dalamnya ada pengarah, ada walikota, wakil walikota, ketuanya ada Pak Sekda, kemudian di bawahnya ada segala macam. Nah itu lah tugasnya di situ,” ucapnya.

‎Menurut Agis, permasalahan temuan roti berjamur di salah satu SPPG Kota Serang sudah terselesaikan melalui jalur mediasi antara Kordinator Wilayah (Korwil) BGN, dapur SPPG, dan pihak sekolah.

‎Namun, lantaran foto roti berjamur dishare di grup-grup WhatsApp maka hal itu muncul lagi ke publik hingga ramai di media sosial.

‎”Ya itu tadi supaya tidak liar karena informasi itu banyak yang sudah selesai sebenarnya. Tapi masih liar di medsos, kalau sudah masuk ke TikTok kan gak bisa ditarik,” terang dia.

‎”Makanya kenapa kita buat pengadu resmi yaitu untuk meminimalisir kalau ada permasalahan bisa kita selesaikan. Dan pastinya dengan adanya posko satgas yang akan bergerak melakukan monitoring tentunya akan meminimalisir menu-menu yang tidak sesuai itu,” tegas Agis.

‎Sejauh ini, ia menambahkan, belum ada SPPG di Kota Serang yang dihentikan beroperasi atas aduan masyarakat. Meski demikian, pihaknya berkomitmen untuk terus mensukseskan Program Strategis Nasional (PSN) Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ibukota Provinsi Banten tersebut.

‎”Kalau memang ada beberapa yang kemudian dilanggar yang tidak sesuai dengan juknis ya di suspend. Kan kemarin di suspend dua tuh di Banten. Tidak beroperasi lagi. Kalau di Kota Serang belum ada, aman, karena semuanya bisa diselesaikan,” tandasnya. (Red/ RG)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular