Taman Budaya Bisa Jadi Daya Tarik Masyarakat Berkunjung ke Museum

Keberadaan museum di suatu daerah dianggap penting sebagai identitas. Begitu halnya dengan museum-museum yang ada di Banten. Hingga saat ini di Banten sudah ada beberapa museum selain Museum Negeri Banten yakni Museum Kepurbakalaan Banten Lama, Museum Multatuli Lebak, dan yang terbaru masih dalam tahap rencana yakni Museum Golok di Tangerang.

Bara Hudaya., SE. M.Si , Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaaan Provinsi Banten  mengatakan, museum harus jadi alat komunikasi efektif untuk menyampaikan gambaran masa lalu dan merekayasa masa depan yang diinginkan. Selain itu harus bisa jadi rumah peradaban serta menjadi alat pemersatu. Bahkan museum harus menjadi jawaban dari soal-soal.

Sebelum pandemi, Bara menyebut, tingkat kunjungan di Museum Banten mencapai 2.000-4.000 dalam sebulan. Untuk mengelola museum supaya lebih menarik masyarakat berkunjung, Bara mengatakan, menginginkan adanya taman budaya yang terintegrasi dengan museum.

“Konsep taman budaya ini misalnya ada studio mini untuk pemutaran film tentang sejarah dan kebudayaan Banten, ada teater dan tempat pertunjukan, dan sebagainya. Letaknya memang harus di kawasan museum, jadi bisa terintegrasi,”jelas Bara seusai menjadi narasumber di  Bincang Hari Ini Sultan TV, Kamis (15/10/2020).

Diakui Bara, di Banten memang belum ada taman budaya seperti yang ia paparkan. Idealnya, lanjut dia, ada taman budaya yang menampilkan pertunjukan masyarakat dalam hal seni dan budaya. Di sinilah bisa dibuatkan tempat untuk menyampaikan puisi, ruangan khusus visual sejarah Banten, dan sebagainya.

“Museum akan kelihatan hidup karena ada kegiatan. Hal yang sudah dilakukan selama ini mislanya membuat pameran dan mengundang para siswa untuk datang,” jelasnya.

Pada peringatan hari museum Indonesia setiap 12 Oktober Bara menginginkan, minat masyarakat berkunjung ke museum jauh lebih baik.[sultantv]

(Visited 2 times, 1 visits today)

Artikel Terkait

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.