Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten menyerukan penyelesaian dinamika internal di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dilakukan secara islah atau damai melalui mekanisme organisasi yang bermartabat.
Seruan tersebut merupakan hasil rapat internal PWNU Banten yang digelar pada Senin (1/12/2025) di Kantor PWNU Banten. Rapat dihadiri Rais Syuriah PWNU Banten KH Ahmad Syatibi Hambali, Katib PWNU Banten KH Husnul Aqib Amin, Ketua PWNU Banten KH Hafis Gunawan, serta Sekretaris PWNU Banten H Ahmad Nuri.
PWNU Banten menegaskan pentingnya menjadikan nilai tasamuh, tawazun, dan ukhuwah nahdliyah sebagai prinsip utama dalam menjaga keutuhan jam’iyyah di tengah berbagai dinamika yang berkembang.
Rais Syuriah PWNU Banten KH Ahmad Syatibi Hambali meyakini, persoalan yang tengah mencuat di tubuh PBNU dapat diselesaikan secara arif dan bermartabat.
“PWNU Banten memandang menjaga muruah organisasi jauh lebih utama dibandingkan mempertahankan kepentingan yang berpotensi memecah belah,” ujar KH Syatibi, Selasa (2/12).
PWNU Banten juga mengimbau seluruh warga nahdliyin agar tetap menjaga ketenangan serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh suasana.
“Semoga dinamika di PBNU dapat segera diselesaikan secara damai, arif, dan penuh hikmah sesuai teladan para kiai sepuh,” tambahnya.
Dalam sikapnya, PWNU Banten turut merujuk pada taushiyah para kiai sepuh dalam pertemuan di Ploso, Kediri, sebagai pedoman moral bagi warga NU dalam menyikapi dinamika organisasi.





