Proyek para insinyur Leeds University mengungkap ruang tersembunyi yang menawarkan wawasan langka mengenai konstruksi dan tujuan piramida di dalam Piramida Agung Giza di Mesir. Robot ini dirancang untuk menyusuri terowongan sempit di dalamnya.
Piramida Agung Giza dikenal juga sebagai Piramida Khufu, tertua dan terbesar dari tiga piramida di Kompleks Piramida Giza. dibangun sekitar 4.500 tahun lalu, piramida ini terletak di dataran tinggi Giza, Kairo, Mesir. Piramida ini termasuk bangunan monumental yang didirikan bangsa Mesir Kuno.
Tujuan dibangunnya piramida ini adalah untuk tempat menyimpan mayat para firaun (kepala negara dan pemimpin keagamaan masyarakat Mesir Kuno) yang dibalsem dan diawetkan. Dahulu masyarakat Mesir Kuno menganggap para firaun mampu menjadi perantara para dewa dan manusia.
Selain sebagai tempat menyimpan mayat firaun, bangunan ini juga dijadikan tempat penyimpanan semua hal yang dibutuhkan firaun untuk perjalanan menuju kehidupan berikutnya.
Pembangunan piramida direncanakan pada 2550 SM oleh anak dari Snefru, Khufu yang berkuasa pada 2580-2565 SM. Rencana Khufu dikembangkan oleh penerusnya, sehingga ada 3 Piramida Giza yang berdiri di Mesir.
Piramida Giza yang pertama adalah gagasan Khufu, dan diberi nama Agung karena ukurannya besar. Tinggi dari Piramida Agung Giza mencapai 481 kaki atau sekitar 147 meter, dan tersusun dari 2,3 juta blok batu dengan berat rata-rata 2,5 sampai 15 ton.
Tiga Piramida Giza berdiri sejajar, di dekat setiap piramida dibangun kuil kamar mayat yang terhubung ke kuil lembah di dataran Sungai Nil.
Setelah habis era firaun, Piramida Giza bukan menjadi tempat sakral lagi karena adanya penjarahan barang-barang di dalam ruang pemakaman. Selain itu, batu pembentuknya banyak dilucuti hingga ketinggian piramida ini berkurang.
[Radika]


