26 C
Serang
Monday, January 25, 2021

Rayakan Hari Jadi ke-192, Ini Kilas Balik

Pada Tanggal 2 Desember 2020, Kabupaten Lebak merayakan ulang tahun hari jadinya yang ke-192. Sedikit kilas balik, hari lahirnya Kabupaten Lebak jatuh pada tanggal 2 Desember 1828.

Penetapan tanggal ini didasarkan pada catatan sejarah yaitu surat keputusan Komisi Jendral Hindia Belanda , Nomor 1, Staatsblad Nomor 81 tahun 1828 tanggal 2 Desember 1828,  ditetapkan pembagian wilayah  karesidenan Banten menjadi 3 Kabupaten yaitu: Kabupaten Serang; Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.

Pada perkembangan selanjutnya, melalui Peraturan Daerah No.18 Tahun 1986 tertanggal 22 Oktober 1986 Hari jadi kabupaten lebak 2 Desember 1828.

Kabupaten Lebak merupakan bagian asli dari wilayah Kesultanan Banten seperti halnya Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang. Oleh karena itu, sejarah kabupaten Lebak ini tidak dapat dipisahkan dari sejarah Kesultanan di Banten itu sendiri.

Dalam kaitannya dengan hari jadi Kabupaten Lebak yang ditetapkan pada tanggal 2 Desember 1828, dalam catatan sejarahnya terdapat beberapa peristiwa yang dijadikan dasar pertimbangan antara lain:

Wilayah Kesultanan Banten dibagi 4 wilayah

Pada tahun 1813 (tanggal 19 Maret 1813), Kesultanan Banten dibagi 4 wilayah, yaitu;

  • Wilayah Banten Lor
  • Wilayah Banten Kulon
  • Wilayah Banten Tengah
  • Wilayah Banten Kidul

Ibukota wilayah Banten Kidul terletak di Cilangkahan pemerintahannya dipimpin oleh seseorang Bupati yang diangkat oleh Gubernur Jenderal Inggris (Raffles) yaitu Tumenggung Suradilaga.

Pembagian Wilayah Keresidenan Banten

Dalam perkembangan selanjutnya, dalam tahun 1828 berdasarkan surat keputusan Komisaris Jenderal Nomor 1 Staatsbland Nomor 81 Tahun 1828, ditetapkan pembagian wilayah keresidenan Banten dalam tiga kabupaten yaitu;

  • Kabupaten Serang
  • Kabupaten Caringin
  • Kabupaten Lebak

Wilayah Kabupaten Lebak berdasarkan pembagian di atas memiliki batas-batas yang meliputi wilayah District dan Onderdistrict yaitu;

  1. District Sajira, yang terdiri dari Onderdistrict Ciangsa, Somang dan Onderdistrict Sajira
  2. District Lebak Parahiangan, yang terdiri dari Onderdistrict Koncang, dan Lebak Parahiangan
  3. District Parungkujang, yang terdiri dari Onderdistict Parungkujang dan Kosek
  4. District Madhoor (Madur), yang terdiri dari Onderdistrict Binuangen, Sawarna, dan Onderdistrict Mahdoor

Pemerintahan Ibukota Kabupaten Lebak

Pada tahun 1851, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda, nomor 15 tanggal 17 Januari 1849, Ibukota Kabupaten Lebak yang saat itu berada di Warunggunung dipindahkan ke Rangkasbitung. Pelaksanaan pemindahannya secara resmi baru dilaksanakan pada tanggal 31 Maret 1851.

Sebelum Ibukota Kabupaten Lebak berada di Warunggunung, Ibukota Kabupaten Lebak terletak di Lebak Parahinag (Leuwidamar) yang pemindahannya dilaksanakan sekitar tahun 1843. Report this ad

Perubahan Wilayah Kabupaten Lebak

Wilayah Kabupaten Lebak yang pada tahun 1828 memiliki 4 district, dalam tahun 1828 dengan surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda tanggal 29 Oktober 1828, Staatsbland nomor 266 tahun 1828, diubah menjadi;

  • District Rangkasbitung, yang memiliki atau berwilayah Onderdistrict Rangkasbitung, Kolelet Wetan Warunggunung dan Onderdistrict Cikulur.
  • District Lebak, yang berwilayah Onderdistrict Lebak, Muncang, Cilaki, dan Cikeuyeup.
  • District Sajira meliputi Onderdistrict Sajira, Saijah, Candi, dan Maja.
  • District Parungkujang, meliputi Onderdistrict Parungkujang, Kumpay, Cileles dan Bojongmanik.
  • District Cilangkahan, meliputi Onderdistrict Cilangkahan, Cipalabuh, Cihara dan Bayah.

Tanggal 14 Agustus 1925

Penunjukkan Kabupaten Lebak sebagai daerah Pemerintah yang berdiri sendiri, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda tanggal 14 Agustus 1925, Staatsbland nomor 381 Tahun 1925 dengan District Parungkujang, Rangkasbitung, Lebak dan Cilangkahan.

Tanggal 8 Agustus 1950

Pembentukan daerah-daerah kabupaten dalam lingkungan Propinsi Jawa Barat berdasarkan Undang-Undang nomor 14 Tahun 1950.

Diantara tanggal tersebut Pemerintah Kabupaten Lebak berpendapat yang sangat tepat untuk ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Lebak adalah tanggal 2 Desember 1828, dengan dasar pemikiran bahwa pada tanggal tersebut merupakan titik awal pembentukan tiga kabupaten wilayah bekas Kesultanan Banten dan nama Lebak termasuk di dalamnya dan selain itu tanggal tersebut tidak dijadikan sebagai hari jadi bagi dua kabupaten lainnya, yakni Serang dan Pandeglang.

Pusat pemerintahan di Kecamatan Rangkasbitung, yang berada di bagian utara wilayah kabupaten. Kota ini dilintasi jalur kereta api Jakarta-Merak.[]

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

12,731FansSuka
6,619PengikutMengikuti
23,150PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Artikel Terbaru