BerandaBERITAPSBB Kota Serang Dinilai Terlaambat

PSBB Kota Serang Dinilai Terlaambat

Pemberlakuan PSBB di Kota Serang dinilai akademisi Universitas Serang Raya (Unsera), Ahmad Sururi, terlambat. Menurutnya, PSBB ini seharusnyaa sudah dilakukan dari bulan-bulan kemarin. Yakni bersamaan saat Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan memberlakukan.  

“Penangananannya pun masih banyak celah, sehingga penderita Covid-19 masih terus meningkat,” jelas Sururi seusai menjadi bintang tamu pada program Tokoh Bicara Sultan TV, Jumat (18/9).   

Respons masyarakat terhadaap PSBB pun menurutnya, harus diperhatikaan. Tingkat kedisiplinan, kepatuhan, dan ketaatan menjadi indikator cukup penting dalam menunjang keberhasilan PSBB di Kota Serang.

Akademisi Universitas Serang Raya (Unsera) Ahmad Sururi

Cuci tangan, jaga jarak, memakai masker memang sudah sering dilakukan. Namun ini dinilai belum efektif. Indikatornya, masih ada peningkatan. Hal yang harus dilakukan supaya PSBBB ini berdampak sesuai yang diharapkan, kata dia, harus dipantau terus.

Sururi menyebut belum ada pedoman dari Pemprov Banten terkait pemberlakuan PSBB di Propinsi Banten.

“PSBB diterapkan tapi belum dibuat pedomannya. Saya lihat di web Pemprop, belum ada. Cukup Pergub. Seperti mengatur mal dibuka, pergerakan orang, dan sebagainya. Pedoman perlu dibuat agar daerah-daerah yang menerapkan PSBB punya panduan untuk PSBB bagaimana. Shingga satgas memiliki dasar yang jelas,” tukasnya.

Menurut Sururi, Gubernur Banten harus bisa mengorkestrasi pemberlakuan PSBB di setiap daerah di Banten, agar mencapai hasil yang diharapkan. Dan setiap daerah bisa bersinergi untuk bisa menekan angka penderita Covid-19 yang semakin bertambah.[sultantv]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular