Pagelaran Seni Budaya Tarian Kolosal Nyimas Melati, Gambaran Pejuang dari Tangerang

Rangkaian Festival Budaya Nusantara III baru saja dimulai. Setelah pagelaran parade budaya sore tadi, malam ini giliran pagelaran seni budaya Tarian Kolosal dengan tema perjuangan Nyimas Melati.

Tarian kolosal berdurasi 45 menit yang menceritakan perihal perjuangan seorang wanita melawan penjajah VOC dan mensyiarkan agama Islam di Tangerang tersebut, patut dikisahkan ulang untuk mengenang jasa-jasanya.

“Nyimas Melati dijuluki sebagai Singa Betina oleh masyarakat di Tangerang, karena keteguhan dan keberaniannya dalam melawan penjajah yaitu VOC dan syiar agama Islam di wilayah Tangerang,” terang Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah yang ditemui dilokasi acara pada, Kamis malam (5/12).

“Tarian kolosal ini melibatkan delapan sanggar dengan jumlah penari sebanyak 170 anak yang berasal dari beberapa SMP, SMA dan SMK di Kota Tangerang,” sambungnya.

Nyimas Melati tidak sendiri, ia didampingi oleh 3 (tiga) tokoh yang sangat melegenda di Tangerang yaitu Raden Arya, Arya Santika dan Arya Dwi Wangsa yang diabadikan menjadi beberapa nama jalan di Kota Tangerang.

Sementara itu, salah satu pemeran tokoh dalam tarian kolosal tersebut Raden Arya yang diperankan oleh Sultan, salah satu siswa SMA di Kota Tangerang menyebutkan bahwa dirinya sangat bangga bisa menjadi bagian dari Festival Budaya Nusantara III.

“Tentunya saya sangat bangga bisa ambil bagian dalam Festival Budaya kali ini, lebih dari 16 kali latihan dalam satu bulan tidak membuat saya merasa lelah, justru saya sangat antusias menjalaninya,” terang Sultan.[]

(Visited 2 times, 1 visits today)

About The Author

Baca Juga

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.