Anggota Wantimpres Arifin Panigoro meninggal dunia. Arifin meninggal dalam perawatan di Amerika Serikat.
“Iya betul. Dia sedang dirawat di Mayo,” kata Anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto kepada detikcom, Senin (28/2/2022).
Arifin tutup usia dalam perawatan di Mayo Clinic, Rochester USA, 27 Februari sekitar pukul 14.45 waktu setempat, atau 28 Februari pukul 03.45 WIB. Jenazah akan dipulangkan ke Indonesia.
Arifin Panigoro kemungkinan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. “Beliau punya Bintang Mahaputera, saya kira di TMP,” ujar Sidarto.
Arifin merupakan sosok penting dalam industri minyak dan gas di Tanah Air. Ia adalah pendiri sekaligus pemilik PT Medco Energi Indonesia Tbk, perusahaan pertambangan migas swasta terbesar di Indonesia.
Meski mendapat julukan “Raja Minyak Indonesia”, Arifin dalam wawancara dengan Katadata.co.id pada 21 Maret 2021 menyatakan dukungannya terhadap transisi energi. Menurut Arifin, konsumsi minyak bumi di masa depan akan menurun. Belum lagi adanya tren adopsi bahan bakar listrik pada kendaraan.
“Minyak sebenarnya tetap ada, tapi yang kecil-kecil seperti kami ini berpikir untuk berubah,” kata Arifin. Medco saat ini telah memulai energi terbarukan saat berinvestasi di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla yang beroperasi 2017 lalu. Selain itu, ada pula investasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bali dengan kapasitas 50 megawatt.
Menurut Arifin, transisi energi adalah sebuah keharusan. Kebijakan dalam transisi energi harus sangat terbuka dan koperatif dengan dunia untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain.[]





