BerandaBERITAMahasiswa Banten Diminta untuk Lakukan Aksi Selamatkan KPK

Mahasiswa Banten Diminta untuk Lakukan Aksi Selamatkan KPK

Komunitas Relawan Banten (KRB) menggelar kegiatan “Nonton Bareng dan Diskusi Publik ‘KPK The Endgame: Ronde Terakhir Melawan Korupsi'” di Padepokan Kupi, Lingkungan Kaloran, Kota Serang, Rabu (16/6).

“Salah satu tujuan Komunitas Relawan Banten mengadakan kegiatan ini, yaitu untuk menciptakan semangat dan harapan baru di tengah situasi bangsa saat ini yang sedang kacau,” ungkap Rizal Hakiki dari Komunitas Relawan Banten, yang juga bertindak sebagai moderator diskusi.

Selain nonton bareng film dokumenter ‘KPK The Endgame: Ronde Terakhir Melawan Korupsi’ yang dirilis Watchdoc, dalam kegiatan itu juga menghadirkan Mad Haer Effendy dari Pena Masyarakat, Uday Suhada dari Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik, dan Lalu Farhan Nugraha dari Akademisi Unsera sebagai narasumber untuk sesi Diskusi Publik.

Diskusi yang berlangsung selama hampir dua jam itu, banyak menyinggung seputar respon masyarakat Banten, khususnya mahasiswa, yang dianggap belum banyak melakukan pergerakan yang masif terkait pelemahan KPK.

“Takutnya seperti kejadian-kejadian sebelumnya, seperti (RUU) KUHP, Omnibus Law, atau (Revisi) UU KPK yang berlalu begitu saja,” kata Rijal, mahasiswa Untirta, yang hadir sebagai peserta diskusi.

Menjawab pertanyaan seputar langkah apa yang harus dilakukan untuk mengubah situasi terkini KPK, Lalu Farhan Nugraha mengatakan dengan tegas agar mendesak presiden untuk menerbitkan Perppu.

“Kalau sampai hari ini kita diam dan tidak berbuat apa-apa, ini akan seperti Undang-Undang sebelumnya, yang lewat saja,” Lalu Farhan Nugraha menambahkan.

Di sisi lain, Mad Haer Effendy merasa tertantang untuk dilibatkan dalam aksi-aksi yang akan dilakukan mahasiswa, dalam bentuk apapun untuk menyelamatkan KPK.

Di penghujung sesi diskusi, Uday Suhada mengajak kepada seluruh peserta yang hadir untuk melakukan apapun yang bisa dilakukan, walaupun hanya menggunakan gadget, untuk menyelamatkan KPK.

“Tak penting kita menjadi apa-apa kalau kita tidak mampu berbuat apa-apa. Lebih penting kita tidak menjadi apa-apa, tapi mampu berbuat apa-apa. Selamatkan KPK!” tutup Uday Suhada.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular