Bali – Ternyata sampah plastik yang bisa didaur ulang dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang lebih bernilai ekonomis. Seperti yang dilakukan oleh Lenny Hartono, seorang desiner yang semula memiliki hobi yang jarang dilakukan oleh kebanyakan orang, yakni mengumpulkan barang-barang bekas hingga menumpuk. “Awalnya merasa sayang aja kalau buang-buang plastik dan barang bekas.” Ujar Lenny kepada Metro Bali Podcast dan Sultan TV, Senin (31/01/22).
Dari plastik dan bahan-bahan daur ulang yang dikumpulkan oleh Lenny, ia sulap menjadi satu busana yang memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Meski mengaku dirinya berkarya bukan karena melihat pangsa pasar yang menjanjikan di dunia fashion, ternyata melalui karyanya tersebut Lenny berhasil diundang pada satu ajang fashion bergengsi kelas dunia, yakni New York Fashion Week.
“Harusnya sih sudah berangkat. Namun karena Pandemi Covid-19, event tersebut diundur kembali. Kabar terakhir akan digelar pada Maret tahun ini. Cuma ya belum tahu juga jadi atau engga.” Pungkas Lenny.
Selain hobi mengumpulkan barang-barang daur ulang, Lenny juga termasuk orang yang tiap kali mengerjakan sesuatu dengan penuh semangat. Ia yakin, karya yang dibuat dengan ketulusan dan penuh semangat, akan mengasilkan sebuah karya yang baik dan diterima oleh masyarakat. (Red)



