SERANG, Sultantv.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menyampaikan hasil pembahasan penting dalam pertemuan melalui rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dilaksanakan pada hari ini di Pendopo Bupati, Selasa, 12 Mei 2026.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengungkapkan bahwa terdapat beberapa isu strategis menjadi fokus utama, khususnya terkait persiapan perayaan Idul Adha 1447 Hijriah serta pemantauan kondisi ekonomi dan ketahanan pangan daerah.
Pembahasan difokuskan pada empat poin utama yaitu kesiapan pelaksanaan perayaan hari raya keagamaan, pemantauan dan pengendalian harga bahan pokok, upaya menjaga ketahanan pangan daerah, serta evaluasi dan pengembangan program Koperasi Desa Merah Putih dan program pendukung lainnya.
Terkait kondisi harga sembako yang menjadi perhatian utama menjelang hari raya Idul Adha, Ratu Zakiyah menyampaikan bahwa secara umum harga kebutuhan pokok masih terjaga stabil dan berada pada kisaran harga normal.
Namun, terdapat beberapa komoditas yang mencatat kenaikan harga, di antaranya cabai keriting dan cabai rawit hijau yang mencapai harga sekitar Rp50.000 per kilogram.
”Harga sembako sebagian besar sebetulnya masih stabil seperti beras, tetapi ada beberapa komoditas yang harganya di angka Rp50 ribu itu cabe keriting dan cabe rawit ijo,” ujar Ratu Zakiyah kepada wartawan.
Sementara itu, harga telur ayam telah mencatat penurunan dan harga daging sapi maupun daging kerbau tetap terjaga stabil sesuai harga pasar yang wajar.”Harga telur alhamdulilah sudah turun dan harga daging masih stabil. Jadi alhamdulilah secara keseluruhan harga masih normal,” tambahnya.
Di sisi lain, Pemkab Serang juga telah melakukan koordinasi intensif dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Berkat upaya tersebut, alokasi bantuan dan distribusi pangan bagi warga yang membutuhkan telah diperluas secara signifikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Badan Pangan Nasional yang telah merespons permohonan kami. Awalnya, bantuan pangan kami dapatkan sekitar 64 ribu penerima manfaat. Namun kemarin saya memohon kepada Menko Bidang Pangan, kemudian ditindaklanjuti oleh Bapanas untuk menambahkan distribusi penerima manfaat di wilayah Kabupaten Serang,” ucap dia.
Peningkatan kuota bantuan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat yang terdampak kerugian akibat bencana alam yang melanda wilayah Kabupaten Serang pada awal tahun 2026.
Ratu Zakiyah menjelaskan bahwa pada bulan Januari, Februari, dan Maret lalu, wilayah tersebut mengalami bencana yang menyebabkan gagal panen seluas kurang lebih 830 hektare lahan pertanian.
Kerugian ini menuntut dukungan dan subsidi dari pemerintah agar perekonomian dan kondisi pangan masyarakat dapat kembali pulih dan terjamin.”Alhamdulilah tahun ini kita sudah ada tiga kali lipat tambahan penerima manfaat, kurang lebih 190 ribu penerima manfaat,” tandasnya. (Red/ RG)



