BerandaBERITADPRD Kota Serang Dukung Industri di Sawah Luhur, Bisa Tekan Angka Pengangguran

DPRD Kota Serang Dukung Industri di Sawah Luhur, Bisa Tekan Angka Pengangguran

SERANG, Sultantv.co – Kehadiran kawasan industri yang tengah dibangun di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, diyakini dapat menekan angka pengangguran pada tahun 2027 mendatang.

‎Sebab, industri merupakan salah satu cara paling efektif untuk menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

‎Kehadiran kawasan industri di Kelurahan Sawah Luhur juga mendapat respon positif dari Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman.

‎Ia mengaku mendukung kehadiran industri di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

‎”Saya rasa kehadiran kawasan industri di Kelurahan Sawah Luhur bisa menekan angka pengangguran di Kota Serang pada tahun 2027,” kata politisi Fraksi Golkar ini, Jumat, 6 Maret 2026.

‎Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Serang tahun 2025 angka pengangguran tercatat 26.008 orang, mengalami sedikit penurunan di angka 678 dari tahun 2024 yang jumlahnya 26.686 orang,” katanya.

‎Namun, kehadiran kawasan industri di Kelurahan Sawah Luhur ini juga menuai kontra hingga terjadi aksi unjuk rasa dari lapisan mahasiswa hingga masyarakat.

‎Muji menjelaskan bahwa proses perizinan investasi di wilayah Kelurahan Sawah Luhur berjalan sesuai aturan, dan izin yang dikeluarkan baru sebatas pembangunan pagar, belum masuk ke konstruksi pabrik.

‎”Kami sudah mengundang dua OPD terkait, yaitu Perizinan (DPMPTSP) dan DPUPR. Proses izin sudah selesai dan dilakukan bertahap,” terang wakil rakyat Dapil Kecamatan Kasemen ini.

‎”Saat ini baru sekitar 21 hektar dan izin yang dikeluarkan baru sebatas pembangunan pagar, belum masuk ke konstruksi pabrik,” tambahnya.

‎Ia pun tak luput memberikan catatan penting bagi masyarakat agar tidak terlena, dengan adanya rencana payung hukum Perwal yang mewajibkan penyerapan tenaga kerja lokal sebesar 80 persen.

‎“Masyarakat jangan enak-enakan. Meskipun ada Perwal yang memprioritaskan warga lokal, kompetensi menjadi syarat utama. SDM harus dikedepankan agar bisa bersaing dan mengisi posisi yang ada di industri tersebut,” tegas Muji. (Red/ RG)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular