Kue pukis adalah salah satu jajanan pasar khas Indonesia yang sangat populer. Bentuknya setengah lingkaran dengan bagian bawah kecokelatan dan bagian atas yang lembut, sering dihiasi topping seperti cokelat meses, keju parut, atau kacang.
Kue ini berasal dari Banyumas, Jawa Tengah, dan umumnya dijajakan hangat-hangat di pasar tradisional atau di pinggir jalan. Teksturnya mirip kue panekuk, tetapi dibuat dengan cetakan khusus yang menyerupai loyang kue cubit.
Resep
Bahan-bahan:
- 250 gram tepung terigu protein sedang
- 200 ml santan (dari 1/2 butir kelapa) – hangat
- 100 gram gula pasir
- 2 butir telur
- 1 sdt ragi instan
- 1/2 sdt garam
- 1 sdt vanili
- 50 gram margarin, lelehkan
Topping (opsional):
- Meses cokelat
- Keju parut
- Kacang cincang
- Kismis
Cara Membuat:
- Aktifkan ragi
Campur ragi dengan sedikit santan hangat dan 1 sdm gula. Aduk dan diamkan 10 menit sampai berbuih. - Campurkan bahan
Kocok telur dan sisa gula sampai larut. Tambahkan tepung terigu, santan, ragi aktif, vanili, dan garam. Aduk rata hingga tidak ada yang menggumpal. - Diamkan adonan
Tutup adonan dan diamkan selama 45–60 menit hingga mengembang 2 kali lipat. - Tambahkan margarin
Setelah mengembang, masukkan margarin leleh. Aduk rata kembali. - Masak di cetakan pukis
Panaskan cetakan pukis, olesi sedikit margarin. Tuang adonan hingga ¾ tinggi cetakan. Tambahkan topping sesuai selera. - Masak hingga matang
Tutup cetakan dan masak dengan api kecil hingga bagian atas kering dan bagian bawah kecokelatan. - Angkat dan sajikan hangat




